MAKAN BERSAMA KELUARGA ITU KEGIATAN SEDERHANA, NAMUN BERDAMPAK BESAR.
Sebagian orang tua masih memikirkan persoalan kantor saat sudah berada di rumah. Mereka jadi kurang memperhatikan pasangan, anak, atau keperluan rumah tangga. Mereka jarang meluangkan waktu untuk menolong anak mengerjakan PR, berbicara dengan anak dan terlibat dengan kehidupan mereka, mengunjungi orangtua, menolong tugas rumah tangga, dan makan bersama keluarga.
Menurut suatu penelitian, makan bersama keluarga menjauhkan anak dari rokok, alkohol, dan nilai rendah di sekolah. Semakin sering seluruh keluarga duduk makan bersama, semakin kurang keterlibatan anak dengan zat adiktif, gangguan emosi, atau kinerja yang buruk di sekolah.
Yesus memandang penting makan bersama. Alkitab mencatat banyak peristiwa Yesus makan bersama dengan kedua belas murid-Nya, orang yang dimenangkan seperti Lewi dan Zakheus, dan makan bersama orang banyak. Sampai malam terakhir menjelang penyaliban pun, Dia meluangkan waktu makan Paskah bersama dengan para murid. Saat makan inilah Yesus mengatakan bahwa salah seorang dari murid-Nya akan menyerahkan Dia. Melalui perjamuan Paskah ini, Yesus mengadakan Perjamuan Suci, yang selalu kita peringati sampai sekarang sebagai tanda peringatan akan pengampunan dosa yang sudah Yesus Kristus anugerahkan.
Para orang tua kiranya berperan aktif dalam kehidupan keluarga. Bagi anggota keluarga yang lain, doronglah para pasangan untuk lebih terlibat dalam urusan rumah tangga. Salah satunya dengan mengembangkan kebiasaan makan bersama guna memperkuat keharmonisan keluarga. --Richard Try Gunadi
MENGAPA TIDAK BELAJAR MENGEMBANGKANNYA SEBAGAI KEBIASAAN BAIK?
--------------------------------------------------------------
Bacaan: Matius 26:17-25
-------------------------------------------------------------
Bacaan setahun: Mazmur 92-100
--------------------------------------------------------------
Menurut saya pribadi ini adalah bagian yang paling saya rindukan, terlebih ketika kita sudah menjalani hidup terpisah dari keluarga. Saat-saat makan bersama adalah saat yang paling menyenangkan. Duduk bersama. Bertukar cerita. Tidak selalu ada hal serius yang dibahas, hanya dengan saling melemparkan candaan usil yang tidak penting saja sudah merupakan QUALITY TIME yang begitu berharga dan dirindukan.
Sesuatu yang sangat mudah & sederhana, karena terlalu sederhana sampai sering diabaikan. Meluangkan waktu, satu jam saja, bahkan terkadang tidak sampai satu jam, bersama keluarga, bukanlah hal sulit sebenarnya, sempatkan! Toh, SEDIKIT (sekali) waktu dan tenaga yang kalian korbankan untuk hanya sekedar duduk dan makan, dan itu bukan untuk orang lain, melainkan untuk keluarga kalian sendiri. Take your time guys and you gonna really loved and missed it.
--------------------------------------------------------------
Bacaan: Matius 26:17-25
-------------------------------------------------------------
Bacaan setahun: Mazmur 92-100
--------------------------------------------------------------
Menurut saya pribadi ini adalah bagian yang paling saya rindukan, terlebih ketika kita sudah menjalani hidup terpisah dari keluarga. Saat-saat makan bersama adalah saat yang paling menyenangkan. Duduk bersama. Bertukar cerita. Tidak selalu ada hal serius yang dibahas, hanya dengan saling melemparkan candaan usil yang tidak penting saja sudah merupakan QUALITY TIME yang begitu berharga dan dirindukan.
Sesuatu yang sangat mudah & sederhana, karena terlalu sederhana sampai sering diabaikan. Meluangkan waktu, satu jam saja, bahkan terkadang tidak sampai satu jam, bersama keluarga, bukanlah hal sulit sebenarnya, sempatkan! Toh, SEDIKIT (sekali) waktu dan tenaga yang kalian korbankan untuk hanya sekedar duduk dan makan, dan itu bukan untuk orang lain, melainkan untuk keluarga kalian sendiri. Take your time guys and you gonna really loved and missed it.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar