21 Mei 2011

QUENNSTOWN - I MUST BE THERE !!!!

Film trilogi "The Lord of the Rings", yang meraih 17 Oscar, menjadikan Selandia Baru sebagai salah satu tujuan berlibur dunia yang wajib dikunjungi. Selandia Baru memiliki segudang pemandangan dan tempat wisata lainnya yang mampu memanjakan mata Anda, seperti ditulis oleh Express on Sunday asal Inggris: "Jika saja lokasi film bisa mendapatkan Oscar, Selandia Baru akan memenangkannya."

Tetapi Selandia Baru tidak melulu soal lokasi pengambilan film dan bungy jumping (yang, ngomong-ngomong, merupakan tradisi suku Kiwi). Negara termuda dunia ini masih kental dengan kekayaan alam dan aset wisata lainnya yang menjadikannya sempurna sebagai tempat berlibur.


Pemandangan Danau Wanaka. Kredit foto: Tourism New Zealand Image Library/Kieran Scott
Dengan ruang terbuka yang sangat luas, lanskap pegunungan, pantai-pantai menawan, iklimnya pun hangat serta pemandangan alam yang indah. Dengan segala kesempurnaan ini, para pasangan baru yang ingin berbulan madu, penikmat petualangan sampai keluarga yang berlibur bisa pergi ke negeri ini, karena Selandia Baru bisa membuat terbuai.

Kota wisata Queenstown adalah salah satu dari lebih 150 lokasi tempat sutradara Peter Jackson melakukan syuting film Hollywood-nya. Di kota ini terdapat danau empat musim kebanggaan New Zealand dan tempat penginapan pegunungan. Terletak di tepi Danau
Wakatipu, tempat ajaib ini akan membawa imajinasi Anda melayang, meningkatkan gairah hidup dan semangat Anda.

Sejarah kawasan ini terkait dengan emas. Pada 1862, dua orang pencukur domba ’ketiban rezeki’ emas di tepi Sungai Shotover. Kemudian, kota yang hidup karena penambangan emas itu diberi nama Queenstown karena "..cocok untuk Ratu Victoria."

Kegiatan petualangan seperti olahraga di salju, bungy jumping, perahu jet, berkuda dan arung jeram. Anda juga dapat memanjakan diri saat berlibur sambil mencicipi makanan dan anggur, berperahu di danau, perawatan spa, belanja di butik dan bermain golf.

Queenstown penuh dengan restoran, klub malam dan kafe dan petualangan lainnya, serta penuh dengan aktivitas semangat. Selama bertahun-tahun, kota ini telah cukup banyak melakukan perluasan di bidang pariwisata lain, termasuk perkebunan anggur, galeri seni, kesenian jalanan dan program menantang dari olahraga golf.


Hotel tua di Arrowtown, Selandia Baru. Kredit foto: Tourism New Zealand Image Library

Kendurkan Otot Anda


Makan malam mungkin sebuah hal yang biasa di negara lain, tapi istimewa jika Anda sedang berada di Queenstown. Ada lebih dari 100 restoran cita rasa tinggi di sini – mulai dari restoran berkelas, kafe stylish, restoran keluarga, bar sushi, tempat wine ... Anda bisa pilih sesuai selera.

Selama musim panas dan musim gugur, biasanya penduduk lokal senang menyantap makan malam mereka di kafe pinggir jalan, seperti restoran taman, sambil menikmati makanan dan segelas anggur. Anda bisa menikmati semua itu di kala hawa sedang hangat sementara matahari terbenam pada pukul 10 malam. Saat musim dingin, perapian yang menyala serta makanan hangat yang khusus dibuat oleh restoran siap untuk disajikan dengan segelas anggur untuk menghangatkan tubuh Anda.

Queenstown merupakan bagian dari wilayah Central Otago. Anggur setempat telah sering mendapat penghargaan. Setiap saat adalah waktu yang tepat untuk berkunjung ke Central Otago yang terkenal dengan anggur jenis Pinot Noirs. Ada 45 kebun anggur di Central Otago dan anggur-anggur itu terus berkembang pesat hingga terkenal di selurh dunia. Pinot Noirs dari wilayah itu sangat diakui dan dicari, meskipun jenis anggur lainnya berhasil tumbuh juga dengan kualitas tinggi – ditanam di atas tanah shaly dengan iklim keras yang dipercaya sangat kondusif untuk produksi anggur.


Danau di Queenstown tampak makin indah dengan warna-warna musim gugur. Kredit foto: Tourism New Zealand Image Library/Bob McCree

Jika berminat, Anda bisa ikut tur mengenai anggur atau bisa menyewa mobil dan mengunjungi kebun anggur di Gibbston Valley, kawasan utama penghasil anggur di Queenstown. Gibbston Valley Wines, kebun anggur komersial pertama di Queenstown, terkenal dengan jamuan makan siangnya dan mencoba rasa anggur. Anda juga bisa melakukan tur ke gua anggur dan pabrik keju.

Berpengalaman melayani pengunjung selama lebih dari satu abad, Queenstown telah mengembangkan infrastruktur akomodasi di setiap pasar. Terdapat lebih dari enam perwakilan hotel internasional di sini. Banyak hotel dan resor yang bisa dijangkau dengan berjalan kaki dari pusat kota sambil menikmati pemandangan. Beberapa penginapan mewah menampilkan gaya arsitektur yang indah dengan furnitur serta pelayanan yang luar biasa. Tempat penginapan biasanya berukuran kecil, melayani hanya cukup 4-6 orang, dan biasanya termasuk dengan pelayanan yang mewah.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati olahraga golf. Queenstown memiliki empat program, termasuk Millbrook. Anda bisa meluangkan waktu sehari dan memanjakan diri Anda di spa, atau menghabiskan waktu di pagi hari dengan berbelanja di butik yang tersedia di Queenstown.

Pelangi yang indah bisa Anda lihat di Danau Wakatipu. Di sana, Anda bisa menangkap ikan tawar pelangi, ikan tawar berwarna coklat dan quinnat salmon sepanjang tahun. Izin bisa didapatkan di kota dan pemandu bisa membawa Anda ke tempat pemancingan
terbaik.


Bersepeda di sekitar Danau Wakatipu. Kredit foto: Tourism New Zealand Image Library/Holly Wademan

Jika Anda ingin bepergian ke danau, Anda bisa menyewa kapal pesiar, yang disesuaikan untuk individu atau kelompok. Jika Anda ingin menyendiri, Anda bisa bepergian dengan kapal pesiar dari Queenstown kemudian berteduh di kawasan pegunungan, terutama di Danau Wakatipu.

Saatnya Bertualang


Jika Anda seorang petualang, Queenstown adalah tempat yang cocok untuk menguji adrenalin Anda. Tempat ini dijuluki sebagai "Adventure Capital of the World" – ibukota petualangan di dunia. Sebuah julukan yang dibuat oleh para pencari sensasi, yang berani memainkan adrenalin mereka, dan bertualang di lingkungan liar.

Aksi bungy jumping yang menakutkan ternyata berasal dari negeri ini. Ada segudang aktivitas yang bisa Anda lakukan disini, seperti: sky diving, mendaki gunung, arung jeram, kayak, memancing, berkuda, bersepeda, berjalan di hutang, terbang indah, berlayar, berselancar, jet boat, meluncur dan bungy Nevis! Di musim dingin, pegunungan diselimuti oleh kabut putih yang membuat tempat itu menjadi tempat yang bagus untuk melakukan ski, snow car, snowboard, heliski dan parapent.


Naik lift menuju pegunungan sebelum meluncur di salju. Kredit foto: Tourism New Zealand Image Library/Lake Wanaka Tourism.

Wanaka


Wanaka terletak di balik pegunungan Southern Alps di South Island, Selandia Baru. Tempat ini sangat damai, hanya sekitar satu jam jika Anda berkendara dengan mobil dari Queenstown. Dekat dengan Mount Aspiring National Park, kawasan ini adalah surga alam yang terletak di sebelah danau yang indah.

Hiruk-pikuk kehidupan di Wanaka jauh lebih tenang daripada di Queenstown, namun kawasan itu juga menawarkan kegiatan yang sama. Jadi, jika Anda ingin melakukan paralayang, perahu jet atau rap jumping dalam suasana yang lebih tenang, Wanaka adalah tempat yang cocok.


Sebelum melakukan heliboarding, Anda akan dibawa ke ketinggian ekstrim. Kredit foto: Tourism New Zealand Image Library/Miles Holden

Terdapat pula restoran dengan cita rasa yang baik dan beberapa bar. Banyak rumor yang menyebutkan, kue wortel terbaik bisa didapatkan di kafe-kafe tepi danau di Wanaka.

Danau Wanaka terletak tepat di tengah danau-danau lainnya. Ia merupakan pintu gerbang menuju Mt. Aspiring National Park, yang terkenal dengan gletsernya dan tempat mendaki. Gunung-gunung di sekitar danau adalah surga bagi pecinta ski. Kota itu sendiri memiliki sebuah desa untuk berbelanja dengan berbagai macam suasana untuk bersantai, makan dan minum.

Perlambat langkah dan hayati suasana sekitar. Anda tidak akan bisa merasakan suasana tempat itu sebelum menjelajahinya dengan berjalan kaki.

Eely Point Walk adalah aktivitas berjalan kaki di samping Danau Wanaka. Anda bisa mencapainya dalam waktu 15 menit. Terlindung dari angin, Eely Point adalah kawasan terkenal untuk berperahu dan piknik. Kemudian, hanya butuh waktu lima menit untuk melanjutkan perjalanan ke Bremner Bay, teluk yang dangkal yang sangat populer untuk tempat berenang keluarga.


Dublin Bay di Wanaka, Selandia Baru. Kredit foto: Tourism New Zealand Image Library/Gilbert van Reenen

Dari Bremner Bay, jalur ini akan mengikuti garis pantai Danau Wanaku hingga ke Pantai Penrith, yang menampilkan pemandangan indah danau dan gunung sekitar. Dengan mengikuti jalan dari Penrith Beach, Anda bisa menikmati Lake Outlet Walk.

Waterfall Creek Walk dimulai dari sebelah kiri Roys Bay – yang merupakan pantai utama di Danau Wanaka. Tempat itu mengikuti garis pantai hingga ke bagian Wanaka dari Damper Bay. Wanaka Station Park, di sebelah kiri dekat Waterfall Creek Walk, adalah tempat yang cocok untuk piknik. Rute itu terus berlanjut ke sepanjang jalan di depan Edgewater Resort Hotel dan Rippon Vineyard hingga ke Waterfall Creek. Kemudian terus hingga ke puncak tertinggi, yang menawarkan pemandangan indah dari Wanaka Township dan danau.

Arrowtown


Salah satu pemukiman yang paling indah di New Zealand adalah Arrowtown yang berada di sepanjang Sungai Arrow, yang dulunya merupakan tempat mendulang emas. Kota itu mempertahankan nilai sejarahnya dengan lebih dari 60 bangunan yang dibangun kembali dari abad ke-19. Pesona emas itu bisa Anda lihat di sepanjang jalan (meski Anda masih bisa mengambil emas di sungai).

Hanya 20 menit jika Anda berkendara dari Queenstown, Arrowtown adalah pusat perkebunan anggur terbaik, galeri artis, lapangan golf, memancing dan daerah ski. Anda juga bisa menjelajahi pemukiman para penambang Cina, dan berkunjung ke Museum Distrik Danau, bermain di lapangan golf lokal yang menantang atau mencoba perjalanan 4WD hingga ke Macetown, sebuah kota hantu yang hanya dapat diakses oleh jalur kereta. Arrowtown memiliki berbagai macam kafe, restoran dan toko-toko yang menarik.

Warna-warna musim gugur di Arrowtown, Selandia Baru. Kredit foto: Tourism New Zealand Image Library

Cuaca saat musim dingin dan rindang di musim semi menggantikan hari-hari musim panas yang panjang dan musim gugur yang menakjubkan. Perubahan musim  merupakan cerminan terbaik dari sejarah pepohonan yang berjajar di pinggir jalan. Festival musim gugur menampilkan para fotografer handal dan artis yang bisa memberikan inspirasi.

Glenorchy


Sekitar 40 menit dari Queenstown, terdapat sebuah kota pedesaan di Glenorchy, ujung barat Danau Wakatipu, dengan latar belakang hutan milik penduduk asli dan pegunungan yang tertutup salju.


Surga di Glenorchy. Kredit foto: Kredit foto: Tourism New Zealand Image Library/Ian Brodie.

Tempat ini dikenal sebagai pintu gerbang menuju Routeburn, Caples, Greenstone, Rees dan rute jalan Dart Valley. Selain itu, bisa juga jadi lokasi bermain perahu jet dan kayak di Dart River. Anda bisa menghubungi otoritas setempat jika Anda merencanakan untuk berjalan di salah satu trek. Menunggang kuda juga sangat disarankan. Kota ini juga memiliki berbagai macam penginapan, satu hotel dan beberapa kafe. Ide yang bagus untuk membeli perlengkapan mendaki dekat Queenstown.

Auckland just 30 minute from anywhere


Ya, hanya dalam setengah jam Anda dapat berlayar ke pulau, trekking menelusuri hutan basah, piknik ke gunung berapi, mencoba anggur di kebun anggur, memacu adrenalin dengan sepeda motor 4WD, mendayung kayak di laut, menyelam, berselancar, berkemah, melihat koloni gannet atau hanya berjalan-jalan di pantai pasir hitam.

Pilihlah kereta api untuk sampai ke atas atau mendaki puncak dengan ketinggian 260 meter untuk menyaksikan pemandangan 360 derajat dari Teluk Hauraki dan kota Auckland. Pulau ini mempunyai gua lava, dengan batuan yang unik dan hutan pohutukawa.

Di Pulau Waiheke, Anda akan terus-terusan merasakan musim panas. Begitu menginjakkan kaki di pulau ini, Anda langsung lebih muda 10 tahun. Waiheke, oleh banyak orang, dianggap sebagai bagian dari pengalaman yang paling ajaib di Auckland, dan mudah ditempuh menggunakan kapal ferry. Keindahan pantai Waiheke dan hutannya yang alami berpadu secara harmonis dengan kafe, kebun anggur dan studio seni.


Kebun anggur di Auckland. Kredit foto: Thinkstock

Pulau ini sangat cocok untuk menikmati sehari berbelanja dan mencicipi anggur, atau bahkan bersantai selama beberapa hari. Waiheke terkenal dengan industri anggur, penginapan eksklusif dan banyak seniman besar Selandia Baru yang memilih tinggal di sana. Banyak yang bisa dilakukan di Waiheke, dari menunggang kuda dan wisata pertanian hingga menaiki kayak di laut dan mendaki gunung.

Ada 22 taman konservasi yang mudah dicapai dari pusat kota Auckland. Totalnya, tersedia lebih dari 500 kilometer trek berjalan kaki. Waitakere Ranges  (taman terbesar di Auckland) menyediakan pemandangan yang tepat untuk bersepeda gunung atau sekadar berjalan-jalan. Arataki Visitor Centre, di ujung Scenic Drive Titirangi, menyediakan informasi tentang taman, pantai dan jalur trek di tempat ini.

Di pesisir barat, tempat-tempat berselancar seperti Whatipu, Karekare, Piha, Bethells dan Murawai tak akan terlupakan bagi penggemar olahraga ini. Pastikan untuk memeriksa jadwal penerbangan di koloni gannet Muriwai. Gunakan masker dan snorkel saat menjumpai 'penduduk lokal' di Goat Island Marine Reserve-ikuti petunjuk ke Leigh dari warkworth (utara Auckland)

Mengawal Teluk Hauraki, Great Barrier Island mempunyai pantai alami dan wilayah hutan yang luas. Di sana terdapat beberapa tanaman dan spesies burung yang unik. Keindahan alam seperti ini makin sulit ditemukan di bumi. Semak-semak alami ditambah dengan jalur trek, menuju ke sumber air panas alami  puncak gunung dan bendungan bersejarah Kauri.


Pinggir pantai Murawai di Auckland. Kredit foto: Thinkstock

Berada 627 meter di atas permukaan laut, Hirakimata (Gunung Hobson) mengundang pendaki dengan pemandangan yang tidak akan terlupakan. Sebagian besar pulau dengan luas 285 kilometer persegi itu sengaja diperuntukkan bagi konservasi, dikelola oleh Departemen Konservasi. Pulau ini menjadi tujuan terkenal untuk menyelam, memancing, berselancar dan berkemah. Setiap hari selalu tersedia jadwal penerbangan.

Gunakan kappal ferry dari pusat kota Auckland melintasi kota pinggir laut Devonport untuk menikmati makan siang di kafe dan berbelanja. Alternatif lainnya, berjalan ke puncak gunung Victoria atau North Head untuk mendapatkan pemandangan luas. Kapal ferry dari Devonport datang dan berangkat setiap setengah jam.

Jika Anda merasa cukup kuat, berjalan kaki dari pantai timur ke pantai barat Auckland untuk melihat banyak pemandangan indah ikon kota. Tanyakan kepada Pusat Informasi Pengunjung di kota ini untuk mendapatkan brosur perjalanan.


Batu Singa (Lion Rock) di salah satu pantai di Auckland. Kredit foto: Thinkstock

Pulau Rangitoto adalah fitur paling mengesankan di teluk Auckland, membawa kita menembus dasar laut sekitar 600 tahun lalu. Kembang api yang keluar dari gunung vulkanik membuat penduduk lokal  Maori menjulukinya “Sky of Blood”. Rangitoto bisa dinikmati dengan tur berpemandu atau sendiri.

Sekitar 20 tahun yang lalu, sebagian besar dari 220 hektar pulau Tiri Tiri Matangi merupakan lahan tandus. Dalam kemitraan unik antara pemerintah dan balai konservasi dari Auckland, dibuatlah ruang terbuka, aman dari hewan predator dan ditanamilah lebih dari 3 juta pohon. Tiri juga memberikan kesempatan pengunjung melihat tempat penangkaran satwa terbuka. Pulau ini merupakan habitat dari banyak burung Selandia Baru yang terancam punah, termasuk kiwi dan takahe. Pemandu wisata tersedia guna membantu Anda menikmati keindahan pulau ini, yang semuanya dikelola oleh Departemen Konservasi.

Gunung tertinggi di Auckland adalah Maungawhau (Mount Eden). Di lereng gunung banyak terdapat rumah-rumah, Maori pa (benteng) yang masih bisa dilihat meski tertutup rumput. Gudang makanan, petak-petak dan rumah tinggal merupakan bukti peninggalan suku Maori dari abad ke 13. Maungakiekie yang dikenal sebagai One Tree Hill, adalah salah satu gunung api terbesar di Auckland. Ini merupakan salah satu situs terbesar suku Maori di Selandia Baru – terasering dan lubang-lubang kumara masih terlihat di sini. Sebuah jejak arkeologi yang membawa Anda ke tempat menarik.


Kawasan hutan yang masih alami di Auckland. Kredit foto: Thinkstock
 
Selandia Baru memiliki empat musim: musim gugur (Maret hingga Mei), musim dingin (Juni hingga Agustus) dan musim semi (September hingga November), musim panas (Desember hingga Februari).

amazing new zealand

Selandia Baru adalah negara yang memiliki pemandangan alam indah, hutan rimbun, kehidupan margasatwa menakjubkan, makanan lezat dan wine, yang semuanya akan membuat para pengunjung terpesona. Negara paling muda di dunia itu mempunyai keragaman pemandangan, budaya dan seni yang sangat dekat satu sama lain.

Terletak di jantung gunung berapi North Island, kawasan Danau Taupo adalah tempat terdapatnya danau air tawar terbesar di Selandia Baru, area panas bumi yang mengagumkan serta air terjun Huka yang terkenal.


Air jernih di Danau Taupo, habitat miliaran ikan trout. (ThinkStock)

Sebuah kawah vulkanik seluas Singapura, Danau Taupo terbentuk dari letusan dahsyat gunung berapi pada 181 masehi. Dengan luas 616 km persegi, Taupo adalah danau air tawar terbesar di Australasia dengan air yang sangat jernih sehingga terdapat miliaran ikan air tawar yang hidup di sana.

Terdapat 47 sungai dan aliran sungai bermuara ke Danau Taupo dan hanya satu ada aliran ke luar, yaitu sungai Waikato, sungai terpanjang di Selandia Baru. Kota Taupo terletak tepat di tepi danau, dengan hotel-hotel yang menawarkan pemandangan puncak gunung vulkanik yang tertutup salju di Taman Nasional Tongariro. Kebanyakan paket akomodasi Taupo dilengkapi dengan spa alami di kolam panas.


Geyser yang bisa dilihat di kawasan Danau Taupo. (ThinkStock)

Dari Auckland, membutuhkan waktu 4 jam lebih 40 menit menuju ke Taupo dengan menggunakan mobil, atau 45 menit lewat jalur udara atau 5 jam lebih 25 menit dengan kereta.

Pengunjung datang ke Danau Taupo untuk menikmati pemandangan dan melakukan aktivitas yang menantang, disertai dengan keramahan budaya lokal. Komunitas di tepi danau itu dihidupkan oleh tempat makan, minum dan pesta. Dan saat musim dingin, cobalah bermain ski di Gunung Ruapehu sampai puas.


Belajar main ski sampai puas di Gunung Ruapehu. (ThinkStock)

Aktivitas panas bumi di Danau Taupo meliputi geyser, kawah yang beruap, kolam lumpur yang mendidih, dan beberapa teras silika terbesar di dunia. Aktivitas gunung berapi selama ribuan tahun telah membentuk kawah yang mendidih, fumarol dan luapan uap. Mitologi Maori sangat terhubung dengan kekhasan fitur panas bumi di daerah ini.

Jelajahi area aktif panas bumi dengan kolam lumpurnya, kawah serta luapan uap. Jangan lupa juga berendam di kolam air panas alami.


Danau Emerald di kawasan Danau Taupo. (ThinkStock)

Jika Anda berkendara di sekitar jalan raya 'Vulkanik Loop' yang terkenal, Anda dapat melihat Gunung Ruapehu, Gunung Tongariro, dan Gunung Ngauruhoe.

Di sini Anda bisa mengenal sejarah luar biasa dari gunung berapi yang membentuk Danau Taupo dan kunjungi teras silika yang menyaingi legenda Pink and White Terraces yang sering disebut sebagai keajaiban dunia kedelapan.

Saat musim dingin, Anda bisa mencoba bermain ski di gunung berapi aktif. Gunung Ruapehu adalah tempat terdapatnya lapangan ski Turoa dan Whakapapa, yang terbesar di Selandia Baru.


Pemandangan Gunung Ngauruhoe. (ThinkStock)

Teriak Sepuasnya


Tantang diri Anda dengan permainan nekat, melompat dari pinggir tebing di atas sungai Waikato. Terjun payung berpasangan untuk menikmati pemandangan Danau Taupo dari atas. Bersepeda gunung melewati dataran terjal, semak-semak liar (gunakan peta untuk menemukan medan terbaik).


Panjat tebing, salah satu aktivitas di kawasan Danau Taupo. (ThinkStock)

Pacu adrenalin Anda dengan bersepeda motor quad 4x4, bersepeda motor off-road, treking dengan kuda, balapan dengan replika mobil balap, panjat tebing atau mountain boarding di lokasi mountain boarding pertama di Selandia Baru.

Anda bisa menikmati sungai dengan aktivitas seperti mencoba jet boat, arung jeram, berpetualang dengan kayak atau kano. Jika Anda ingin basah-basahan, ada kegiatan di danau seperti selancar angin, jet ski, parasailing, ski air, wakeboarding dan kayak yang bisa dijajal.

Air terjun Huka (Huka Falls) adalah atraksi alam yang paling banyak dikunjungi di Selandia Baru. Di sini Anda bisa mengambil foto-foto yang fantastis. Sekitar 220 ribu liter air jatuh dari atas tebing tiap detiknya. Air terjun ini terletak di Taman Wairakei, hanya 5 menit berkendaraan ke utara dari Danau Taupo, atau setengah jam jalan kaki lewat tepi sungai. Anda bisa melihat air terjun ini dari beberapa titik.


Dahsyatnya volume air yang jatuh dari Air Terjun Huka. (ThinkStock)

Waktunya Memanjakan Diri


Memancing ikan trout harus menjadi prioritas aktivitas Anda. Daerah ini adalah salah satu pusat pengembangbiakan alami ikan trout yang masih tersisa di dunia.

Ada rainbow trout atau brown trout yang bisa Anda tangkap dari Danau Taupo, atau bersama seorang pemandu lokal Anda bisa mencoba fly fishing di Sungai Tongariro. Dan ada banyak restoran di sana yang bersedia memasakkan hasil tangkapan Anda. Aktivitas memancing bisa dilakukan sepanjang tahun di sini.

Cobalah naik perahu atau kayak untuk menjelajahi teluk-teluk kecil dan pantai terpencil. Kunjungi juga ukiran Maori pada batu-batu di Mine Bay yang hanya hanya bisa diakses lewat jalur air.


Pacu adrenalin dengan arung jeram. (ThinkStock)

Nikmati pemandangan Taman Nasional Tongariro dari udara menggunakan helikopter atau pesawat terbang air.

Di sini juga terdapat enam lapangan golf yang bisa membantu Anda melatih ketajaman ayunan. Redakan stres dengan berendam di kolam panas bumi.

Anda juga bisa berjalan menyusuri semak liar atau mengunjungi kebun raya. Sebelumnya, pastikan Anda membuat daftar kunjungan ke taman-taman milik pribadi yang terbuka untuk pengunjung.

Cicipi juga makan malam di salah satu dari banyak restoran di sana atau yang unik, merasakan udang dari sebuah peternakan panas bumi. Ambil peta, lalu ikuti jejak seni dan kerajinan, atau berjalan-jalan di pertokoan mode di tengah kota.

Selandia Baru mempunyai empat musim: musim gugur (Maret hingga Mei), musim dingin (Juni hingga Agustus), musim semi (September hingga November), musim panas (Desember hingga Februari).

negri santa clause


Suasana stasiun kereta api Stockholm.

Kereta api SJ Nattåg (kereta malam) yang di tumpangi ini adalah kereta reguler. Selain kereta ini, ada pula beberapa kereta ekspres (bernama X2000), yang hanya melayani jalur-jalur tertentu seperti Stockholm-Malmo dan Stockholm-Goteborg dan waktu tertentu terutama siang hari.


Interior gerbong tidur di kereta malam menuju Östersund.

Perjalanan kereta ini akan berakhir di Åre, kota resor ski di perbatasan Swedia-Norwegia, kita akan berhenti di Östersund — sebuah kota yang jadi salah satu tujuan utama penduduk Swedia ketika musim dingin untuk olahraga atau rekreasi seperti ski, sledding & snowmobiling.

sampai di Östersund, Nya Pensionatet, sebuah hotel sederhana yang sebenarnya merupakan sebuah unit apartemen dengan lima kamar. Dengan harga 400 krona (sekitar Rp 520 ribu) per malam, hotel ini punya fasilitas menyenangkan: sarapan, tempat tidur ternyaman selama perjalanan ini, kopi dan teh gratis 24 jam, serta mesin cuci bebas pakai (termasuk deterjen).

 
Balai kota Östersund.

Tak ada kereta listrik bawah tanah, tak ada lalu lintas kendaraan roda empat atau roda dua yang hiruk pikuk. Banyak tempat berjalan kaki, banyak waktu menikmati danau Storsjön, salah satu danau terluas di Swedia.

Sayang, musim panas sudah berlalu, karena ternyata kapal uap mungil S/S Thomée penelusur danau itu hanya beroperasi dari bulan Juni sampai September setiap tahunnya. Telat!

Sebenarnya, di sepanjang perbatasan Swedia-Norwegia terdapat banyak sekali kota resor musim dingin yang terletak lebih tinggi Östersund, sebut saja Åre di sebelah barat atau Riksgränsen di utara. Tapi Östersund jadi pilihan ideal terutama untuk keluarga karena infrastrukturnya — akses, hotel, tempat makan dan berbelanja.

Kegiatan liburan yang ditawarkan pun lebih banyak dari sekadar olahraga ski. Östersund memiliki nilai sejarah dan budaya yang cukup tinggi. Suatu waktu, provinsi Jamtland pernah dikuasai oleh Norwegia, lalu diperebutkan oleh perserikatan Denmark-Norwegia, sebelum pada akhirnya jatuh ke tangan Swedia.

Secara religius, ternyata masyarakat Jamtland lebih memilih untuk bergabung dengan Swedia. Walau pernah menjadi saksi perebutan kekuasaan, Östersund dan Jamtland ternyata juga menjadi pemersatu antara Norwegia dan Swedia. Dibangunnya rel kereta api menuju Östersund dari sisi Norwegia (Trondheim) maupun Swedia (Sundsvall, lalu ke Stockholm) merupakan infrastruktur penting bagi kelancaran perdagangan dan persahabatan antara penduduk Norwegia dan Swedia. Seketika, Östersund menjadi tempat yang strategis untuk singgah.

Lalu, ada kisah masyarakat Saami, yang semi-nomaden, yang bermukim di utara Jamtland. Keberadaan masyarakat Saami sangat dihargai pemerintah Swedia, Norwegia, Finlandia dan Rusia. Karena budaya, bahasa dan cara hidup masyarakat ini terancam punah oleh modernisasi, pemerintah kota pun Östersund membangun sebuah museum agar generasi muda Swedia dapat menghargai keberadaan masyarakat Saami. Museum ini bernama Museum Jamtli.


Jembatan di distrik Frösön.

hanya menghabiskan waktu satu hari di kota mungil ini dengan berkeliling dengan bis yang berakhir ke sebuah gereja di seberang danau, lalu berjalan kaki 6 km sampai ke pusat kota lagi menyisiri danau, melewati perumahan penduduk yang sepi ditemani pohon-pohon tinggi dan rindang, sambil menikmati udara sejuk. Dua jam untuk diri sendiri bersama alam.

goulash — makanan favorit para penduduk untuk menghangatkan badan dengan sajian penuh lemak. Isinya pun sangat menggiurkan: gilingan daging sapi, irisan bawang merah, sayuran, bumbu-bumbu dan taburan serbuk paprika direbus bersama di atas panci dan diaduk menjadi satu. Warnanya yang kemerahan dengan asap yang mengepul membuat siapa saja menjadi berselera. Koin sejumlah 59 krona (sekitar Rp 80 ribu) menjadi penebus rasa lapar ini!

meninggalkan Östersund untuk mengejar tujuan utama saya: melintasi garis Lingkar Arktik (Arctic Circle). Ini sebuah garis semu di atas permukaan bumi yang menandakan batas antara daerah Arktik dan subtropis.

berangkat dari stasiun kereta api Östersund yang mungil itu sekitar pukul 21.00, menumpang kereta jarak dekat menuju kota Bräcke di tenggara. Perjalanan ini memakan waktu satu jam. Tiba di Bräcke, menunggu satu jam lebih untuk rangkaian gerbong yang akan membawa ke Narvik, Norwegia. Suhu malam hari itu mendekati 0°C dan tak berangin.




Perjalanan ini membelah sisi timur laut Swedia sebelum berbelok ke arah barat di Boden, lalu berlanjut ke Gällivare, menembus perbatasan melalui Riksgränsen. Setengah perjalanan ini akan dilalui pada malam hari sampai matahari terbit.

Pemandangan antara Boden dan Narvik adalah salah satu pemandangan kereta api terindah yang pernah anda lihat. Ke mana pun mata memandang, semuanya serba putih tertutup salju.

Kontur lanskap cenderung datar dengan sedikit bukit di sana-sini berselimutkan salju. Sinar matahari yang masih jingga berpadu dengan langit yang sungguh biru jernih. Sesekali, kereta melewati sungai yang membeku. Kami juga melintasi Lingkar Arktik di pertengahan jalan antara Boden dan Gällivare. Tanpa penanda apa pun, kejadian itu berlangsung cepat. Tiba-tiba saya mampir ke pekarangan Kutub Utara!



Di dalam gerbong, penumpang lain sudah mulai bangun dari tidurnya dan bergegas ke kereta makan untuk membeli makanan dan minumannya sendiri. Paket sarapan senilai hampir Rp 100 ribu berisikan roti isi dan secangkir kopi, teh, atau susu.

(Tidak ada nasi goreng atau “zuppa soup” ala kereta api Parahyangan di sini).

Kereta berhenti di hampir setiap stasiun, walau hanya sepuluh menit. Di satu stasiun, terdengar suara para anggota keluarga yang berpelukan dan melepas rindu, di tengah hamparan salju tebal yang menutupi peron.

Di stasiun lain, terlihat petugas membersihkan tumpukan salju yang sangat tebal. Ada juga yang tampak membawa anjingnya berkeliling. Kebanyakan stasiun kereta api di sini tak punya pagar dan hanya berupa peron sederhana.

Guna menghindari penumpukan salju pada beberapa bagian, pemerintah membangun beberapa kanopi kayu berbentuk segitiga yang sayangnya, agak mengganggu kegiatan menikmati pemandangan.



Semakin mendekati perbatasan Swedia-Norwegia, jumlah penumpang gerbong semakin berkurang. Rasanya mereka yang ikut sampai Narvik adalah warga negara Norwegia sendiri. Ketika melalui perbatasan, masinis mengumumkan dan memberi ucapan selamat datang ke Norwegia.

Seketika, lanskap berubah drastis! Kontur datar di Swedia tiba-tiba berganti ekstrem: perbukitan dengan tebing curam, disambung dengan aliran air dari hulu dengan bebatuan yang berserak.

Pohon-pohon ramping yang tumbuh di tebing securam itu membuat saya ternganga. Pemandangan berubah menjadi fjord (semacam teluk yang tercipta dari lelehan gletser) bertabur salju, lalu berliuk-liuk, kemudian memberi jalan pada sekumpulan rumah mungil bercat warna-warni yang ada di tebing seberang.

Peralihan yang begitu drastis, namun magis dan penuh pesona. Lanskap Norwegia adalah karya Tuhan yang termasyhur. Komposisinya mencengangkan.

Satu jam kemudian, kota Narvik terlihat dari atas bukit di kejauhan. Terletak di pinggiran fjord, kota ini sangat cantik. Tak terbayang oleh saya, bagaimana kota ini sempat jadi saksi pertempuran antara koalisi Jerman-Austria yang hendak menduduki Norwegia yang dibantu Inggris.



Narvik, menjadi “negeri antah-berantah”  Jam 1 siang dengan Suhu waktu itu masih 0-2 °C. Perjalanan 15 jam ini diakhiri dengan rasa puas, namun penasaran.

Total biaya yang dikeluarkan


Stockholm - Östersund (7 jam): Sleeper train, 565 krona (sekitar Rp 750 ribu)
Östersund - Bräcke (1 jam): Seat, 63 krona (sekitar Rp 85 ribu)
Bräcke - Narvik (13 jam): Sleeper train, 529 krona (sekitar Rp 708 ribu)
(Di luar makanan dan minuman)

Tips: Semua tiket kereta api dapat dibeli online (dengan kartu kredit) melalui website Statens Järnvägar (SJ) di http://www.sj.se.

Bukti reservasi dicetak sendiri untuk ditukarkan dengan tiket sebenarnya di stasiun. Semua bahasa dalam tiket adalah bahasa Swedia, jadi pastikan Anda bertanya kepada petugas peron tentang gerbong dan kompartemen yang benar. Siapkan makanan sendiri supaya hemat. Pilihlah penginapan didekat stasiun.

Sumber : www.ranselkecil.com

17 Mei 2011

Gerakan 2000 - uluran tangan kita begitu berarti untuk mereka


Lewat program Gerakan 2000 yang merupakan suatu program kecil dari Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOMTRA) saya dan beberapa teman dari jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Petra datang mengulurkan tangan untuk membantu mereka-mereka yang kurang mampu, khususnya anak-anak kecil para penderita kanker dari sebuah rumah singgah. Bukan acara besar memang, hanya acara kepedulian. Tapi acara yang puncaknya pada 14 mei 2011 ini, niat saya dan teman-teman datang untuk berkunjung, berbagi kasih dengan memberi sedikit sumbangan dari uluran tangan mahasiswa-mahasiswi UK Petra yang peduli dan berusaha menghibur mereka dengan drama kecil, mewarnai bersama juga games-games. Mungkin tidak banyak yang dapat saya dan teman-teman lakukan untuk mereka, karena saya dan teman-teman pun masih mahasiswa dan tak berpenghasilan sendiri. Paling tidak niat saya dan teman-teman ada untuk membantu mereka. Untuk berbagi kebahagian dengan menghibur mereka. Saya dan teman-teman datang, menunjukan bahwa masih ada yang perduli pada mereka.


Adik-adik kita para penderita kanker dirawat di RSU Dr.Soetomo. Dibeberapa bangsal anak yang cukup penuh. Bahkan ada beberapa dari mereka yang harus tidur diranjang-ranjang darurat demi mendapatkan perawatan dari pihak rumah sakit. Udara didalam bangsal-bangsal begitu penggap dengan hanya satu atau dua buah kipas angin kecil disetiap bangsal yang dihuni 12 anak dengan tambahan orang tua mereka yang bahkan beberapa membawa sanak saudara. Bukankah udara yang begitu penggap dan kotor akan memberi dampak yang tidak baik untuk kesehatan adik-adik kita yang sakit bahkan orang tua yang menunggui mereka? Ini semua mereka jalani karena memang tak ada jalan lain untuk menyelamatkan anak-anak mereka dengan keterbatasan biaya yang mereka miliki. Jamsostek dari pemerintah pun tidak mudah untuk diperoleh. Untung saja pihak rumah sakit membantu mereka mengurus semuanya yang dapat sedikit meringankan beban mereka.



Awalnya kedatangan saya dan teman-teman disambut sangat baik sekali dengan para dokter-dokter yang menangani adik-adik kita ini. Ketika acara dimulai masih ada beberapa orang tua dari adik-adik kita yang kurang respect dengan kehadiran saya dan teman-teman. Seiring berjalannya acara, melihat niat tulus saya dan teman-teman untuk menghibur, mereka mulai ikut tersenyum bahkan tertawa bersama anak-anak mereka. Jujur, saya begitu terharu melihat perubahan wajah setiap anak yang berada disitu. Wajah-wajah murung mereka berubah menjadi begitu semangat dan ceria, tawa dan celotehan polos mereka terdengar. Trima kasih Tuhan kehadiran saya dan teman-teman dapat membuat mereka tertawa walau mungkin hanya beberapa saat.
Lelahnya mengelilingi kampus UK Petra yang lumayan besar, mengumbar senyum dan ucapan terima kasih pada setiap warga UK Petra yang mau perduli sambil membawa-bawa kotak sumbangan terbayar ketika sampai dirumah sakit dan melihat kondisi mereka. Baru terasa kalau waktu dan tenaga yang saya sediakan untuk program ini begitu berarti untuk mereka. Senyum dan tawa mereka membayar lelah, waktu dan tenaga yang saya dan teman-teman keluarkan. Terima kasih untuk kalian yang sudah peduli dengan mau menyumbang Rp. 2000,- bahkan yang kurang atau pun yang lebih. Tulus atau pun tidak uluran tangan kalian, Tuhan yang akan membalas semua itu.

"pementasan drama" bagian dari acara yang cukup menghibur mereka
hasil kreatif mereka

pemenang ke3 lomba mewarnai

pemenang pertama lomba mewarnai

keseriusan mereka ketika mengetahui bahwa ini adalah sebuah lomba

tubuh kecil dan rentan mereka membutuhkan uluran tangan dari kita

Keluarga ini berasal dari Probolinggo dari harus rela bolak-balik Probolinggo - Surabaya demi anak mereka yang terkena leukimia. Tiga minggu sekali mereka harus datang ke Surabaya untuk kemotrapi yang menyebabkan kulit dan kuku anak ini hitam-hitam. Dan kemarin ketika saya mengunjungi anak itu hanya mampu terbaring lemah dengan infus dan oksigen. Terus menerus menggigau memanggil ibunya dan mengatakan bahwa dia pusing dan mual. Efek dari begitu kerasnya virus-virus itu melawan obat-obatan yang masuk ketubuhnya.

Tawa canda mereka ketika menyaksikan drama kecil dari teman-teman theater UK Petra yang membantu jalannya program Gerakan 2000 ini.

Ketika pertama kali saya sampai dirumah sakit dan masih menunggu teman-teman yang lain, saya sudah bertemu anak ini didampingi kedua orang tuanya sedang berlatih jalan menggunakan kursi roda. Terlihat sekali pandangan matanya tidak fokus, entah tidak bisa melihat atau apa dan kakinya begitu lemah. Berkali-kali dia hampir menabrak tiang, setelah diberi tahu arah baru dia mengarahkan kursi rodanya..


Anak itu namanya Adi. Sama dengan anak diatas, saya juga melihatnya pertama kali ketika menunggu teman-teman kami yang belum tiba. Ketika itu dia menangis dalam pelukan ayahnya dengan infus ditangan kanan dan selang dimulutnya. Ternyata karena mual yang dirasakan Adi dan selang dimulutnya karena seringnya dia muntah. Ibu Ida yang mengantakan kami mengatakan bahwa dulu ketika Adi masih sering di kemotrapi ibunya selalu pingsan karena tidak tega melihat anaknya menangis kesakitan ketika obat dimasukkan kedalam tubuhnya yang kecil.




Namanya Kevin. Dia hanya mampu terduduk diam ketika teman-temannya yang lain sedang bergembira bersama kami. Mungkin karena perasaan mindernya. Atau juga mungkin karena badannya yang terlalu lemas untuk ikut bermain bersama kami. Ketika saya mencoba mengajaknya bicara tatapan matanya kosong dan dia hanya diam.










Namanya Bagus, Ketika saya mendatanginya dan menanyakan namanya dia masih bisa merespon setiap pertanyaan saya. Tapi mengapa gambar itu diwarnai ibunya? Ternyata karena tangannya sudah sama sekali tidak memilik tenaga untuk digerakan. Dan kepalanya. Terdapat 3 jahitan memanjang yang membuat kepanya cekung seperti itu. Sebagian otaknya sudah diangkat karena kanker yang didapat 7 bulan lalu.





Hampir sama dengan Kevin. Dia selalu terlihat murung dengan dahi yang selalu berkerut. Ibunya dengan ramah berbagi cerita dengan saya. Karena obat yang baru dimasukkan ketubuhnya 3 hari yang lalu sekarang dia terus merasa mual, pusing dan membuat tubuhnya lemas. Ibunya juga mengatakan dia menjadi anak yang pendiam dan pemalu sejak terserang kanker.











By :
17 May 2011
Agnes Angelina Khurniawan Kho
Ilmu Komunikasi 2010
Universitas Kristen Petra
Koor. Publikasi Dokumentasi Gerakan 2000