8 Des 2011

UKP Peduli Kanker Payudara

Universitas Kristen Petra Surabaya kembali menyelenggarakan suatu event kepedulian pada 28 Oktober 2011 yang bertemakan Breast Shout. Event ini diselenggarakan di ruang AVT 502 gedung T Universitas Kristen Petra Surabaya. Breast Shout diselenggarakan untuk memperingati bulan kanker payudara yang jatuh tepat pada bulan Oktober, dan juga untuk kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat dan pemerikasaan dini terhadap kanker payudara. Karena kanker payudara telah menjadi penyebab kedua kematian terbesar di seluruh dunia setelah kanker paru-paru.

Breast Shout yang dikemas dengan bentuk talk show ini mendatangkan seorang narasumber yang ahli dibidangnya, yaitu dr. Wiwien Ristanto Sp.B dari Rumah Sakit Ongkologi Surabaya. Selain itu juga seorang mantan penderita yang dengan lapang hati berbagi pengalamannya akan kanker payudara yang dulu dideritanya, yaitu Irmaya. Tak hanya itu Political Officer Konjen Amerika Serikat, Michelle Morales pun turut hadir dalam event ini.

Talk show ini tak hanya dihadiri para mahasiswa Universitas Kristen Petra saja, tetapi juga beberapa mahasiswa dari universitas lain, para ibu-ibu dan wartawan dari beberapa surat kabar pun turut hadir. Acara pun berlangsung cukup menarik karena dengan penjelasan-pejelasan dari dr. Wiwien peserta yang hadir kembali diingatkan akan faktor-faktor penyebab kanker payudara seperti radiasi, mutasi gen, mensturasi di usia yang terlalu dini atau menopause diusia yang terlalu tua, selain itu pola hidup yang jarang berolahraga, minum-minuman keras dan rokok pun menjadi salah satu faktornya.

Tak hanya itu, dr. Wiwien pun mengatakan bahwa 97,5% penderita kanker payudara dapat tetap bertahan jika melakukan pendeteksian dini. Oleh sebab itu beliau pun berbagi tips-tips mudah bagaimana mendeteksi dini akan kanker payudara, yaitu dengan look, feel, and aware (melihat, merasakan, dan perduli).

Setelah dr. Wiwien selesai memeberikan penjelasan, salah seorang mantan penderita, Irmaya yang hadir mulai berbagi pengalamannya mengenai kanker payudara yang dideritanya beberapa tahun lalu. Ketika selesai berbagi pengalaman dia pun mengatakan satu kalimat penutup untuk menguatkan para penderita kanker payudara, satu kalimat yang membuatnya mampu bangkit dari keterpurukannya ketika itu. “Kanker tidak boleh lebih kuat dari pada kita.” Ujarnya.

Sebelum acara selesai, peserta diberikan kesempatan bertanya pada narasumber dr. Wiwien atau pun kepada Irmaya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Selain itu pun ada beberapa hadiah dalam bentuk doorprise untuk para peserta. Setelah acara selesai pun para peserta pun dapat berkonsultasi lebih mendalam dan lebih pribadi dengan dr. Wiwien.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar