30 Des 2010

my happiness in the closing year

"mungkin ga banyak yang aku bisa kasih buat mereka, orang-orang yang aku sayang. tapi aku tau mereka tau dan mereka merasakan betapa besar rasa sayang yang aku punya untuk mereka. i love you mom, dad and my little brother."

28 december 2010

happy birthday to my little brother *i know he's not my little brother anymore :)*
happy bornday. welcome to 16th world. be wise, be stronger, and be mature. be the best for our family.
panjang umur dan selalu sehat sayangggg !!! love you !!!!

happy bday andre !!

31 december 2010

happy anniversary mom and dad. hopefully lasting and happy until the end. teach me how to build harmonious family. always be the best for us mom & dad. i know you're the best we ever had.




aku yang wakilin mama papa tiup :)

love you mom & dad


9 Des 2010

P3KMaba, Membina Bukan Memplonco

Agnes Angelina Khurniawan Kho
Mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Petra Surabaya
agn...@rocketmail.com

   Ketika pertamakali mendengar pembinaan mahasiswa baru di perguruan tinggi, jujur ada kecemasan hinggap ketika saya diterima menjadi mahasiswa di Universitas Kristen Petra Surabaya. Di kampus ini program pembinaan mahasiswa baru (maba) dikenal sebagai program pengarahan pengenalan dan kreativitas mahasiswa baru (P3KMaba).
   Begitu banyak citra yang terbentuk dalam kepala mengenai pembinaan maba. Yang bagi saya identik dengan aktivitas yang melelahkan, jenis penugasan yang muskil hingga penyiksaan. Begitukah? Ketika hari pertama pembinaan maba di mulai, ketegangan terlihat jelas di wajah setiap maba. Berbeda dengan wajah-wajah tegas dan galak para panitia. Setidaknya suasana tegang tersebut terasa hingga hari ketiga.
   Namun, memasuki hari keempat, ketegangan mulai mencair. Keakraban para maba mulai terasa. Sedikit banyak hal itu mengubah persepsi saya mengenai pembinaan maba secara keseluruhan. Di awal pembinaan, maba dibagi dalam beberapa kelompok kecil dan setiap kelompok ini dibimbing dua kakak senior dari asisten tutorial (astor). Kelompok kecil ini memungkinkan maba cepat akrab satu sama lain.
   Setiap hari selama empat sampai lima jam, kelompok kecil ini mendapat materi yang mencerahkan dari para astor. Mulai dari masalah kesehatan, disiplin diri, hingga ihwal sikap mental. Tentu saja, selain penghargaan ada hukuman yang diterapkan ketika ada pelanggaran yang dilakukan maba. Pun demikian dengan saya yang sempat mendapat hukuman ketika melakukan pelanggaran.
   Namun, hukuman yang diterima ini tidak sepenuhnya hukuman. Melainkan sebagai bentuk pembelajaran, di mana maba diajarkan untuk sadar akan apa kesalahannya dan akibat dari kesalahan tersebut. Sehingga maba menjadi jera dan berusaha untuk tidak mengulang kesalahan yang sama. Selain, tidak menganggap remeh peraturan layaknya anak SMA lagi. Karena maba di sini dididik untuk menjadi lebih dewasa.
   Benar, jika dikatakan bahwa kita tidak akan dapat hidup sendiri tanpa orang lain. Hal itu saya rasakan selama masa pembinaan maba, terutama ketika saya dan para maba dilibatkan dalam permainan yang mengasah kekompakan dan komunikasi antaranggota kelompok. Juga dilatih dan diajarkan kerja sama tim, tidak individualis untuk menuntaskan setiap permainan.
 Lepas dari semua rangkaian acara P3Kmaba, menyadarkan saya betapa pentingnya tradisi pembinaan maba bagi para mahasiswa baru. Dan dari semua yang saya dapatkan ini, membuat saya ingin menjadi salah satu bagian dari panitia P3Kmaba yang menyukseskan tradisi pembinaan maba di UK Petra. Sehingga saya mampu mengubah citra buruk yang telanjur tercipta sekian lama tentang pembinaan maba.





for the first time :)

    http://www.surya.co.id/2010/12/09/p3kmaba-membina-bukan-memplonco.html

8 Des 2010

draft "P3KMABA = PEMBINAAN, BUKAN PERPELONCOAN"


Agnes Angelina Khurniawan Kho
51410079
Mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi 2010
Universitas Kristen Petra

P3KMABA = PEMBINAAN, BUKAN PERPELONCOAN

Kebiasaan yang pasti dijalani para pelajar, terutama pelajar SMP sampai dengan Perguruan Tinggi yang masih sering dilakukan bahkan telah menjadi tradisi saat ini adalah pembinaan mahasiswa baru. Seperti yang kita ketahui, tradisi pembinaan mahasiswa baru ini pun masih berlanjut sampai tahap bekerja. Mungkin tidak dengan sebutan pembinaan mahasiswa baru lagi melainkan training.
Universitas Kristen Petra Surabaya pun menerapkan tradisi ini kepada semua mahasiswa baru setiap tahunnya dengan nama P3KMABA. Kepanjangan dari Program Pengarahan Pengenalan dan Kreativitas Mahasiswa Baru. Dengan berbagai rangkaian acara dan kegiatan yang menghibur, juga menambah pengetahuan “calon penghuni” universitas empat tahun kedepan.
Ketika pertama kali saya mendengar tentang pembinaan mahasiswa baru untuk perguruan tinggi, jujur ada suatu kecemasan didalam benak saya mengenai bagaimana kelangsungan pembinaan mahasiswa baru itu. Begitu banyak image yang terbentuk didalam kepala saya mengenai pembinaan mahasiswa baru. Melelahkan. Perpeloncoan. Senioritas yang tinggi. Masa-masa penyiksaan yang akan membuat satu minggu hari-hari saya begitu menjenuhkan. Bahkan saya sering mendengar sangat sulit mencapai kelulusan dalam pembinaan mahasiswa baru di Universitas Kristen Petra ini. Itulah yang menambah beban dan membentuk image buruk dalam benak saya dan mungkin dalam benak teman-teman para calon mahasiswa.
Saat hari pertama memulai pembinaan mahasiswa baru yang sebenarnya, ketegangan terlihat diwajah setiap mahasiswa baru. Wajah-wajah tegas dan galak dari setiap panitia, khususnya divisi keamanan menambah rasa tegang dan takut dari setiap mahasiswa baru. Belum lagi masalah ketepatan waktu dan banyaknya peraturan yang harus diikuti setiap mahasiswa baru tanpa dispensasi sedikit pun. Setiap kesalahan akan diberikan sanksi membuat refleksi dan pengurangan point yang jika dilakukan berulang kali akan mengakibatkan ketidak lulusan pembinaan mahasiswa baru. Selain itu tugas yang diberikan setiap harinya pun cukup menguras tenaga.
Tetapi ketika memasuki hari keempat pembinaan mahasiswa baru, ketegangan dan kejenuhan sudah mulai tidak terlihat. Keakraban setiap mahasiswa baru pun mulai terasa. Mengubah peresepsi saya mengenai pembinaan mahasiswa baru secara keseluruhan. Semua hanya ketakutan dan ketegangan saya semata. Petra membuat acara pembinaan mahasiswa baru yang berbeda dan mampu merubah peresepsi saya. Anggapan orang-orang mengenai pembinaan mahasiswa baru di Petra pun sama sekali tidak terbukti kebenaraannya.
Apalagi diawal sebelum pembinaan mahasiswa baru dijalankan, saya dan para mahasiswa baru lainnya dibagi dalam kelompok-kelompok kecil yang memudahkan kami untuk akrab satu sama lain. Dalam kelompok-kelompok kecil ini pun saya dibimbing oleh dua kakak dari asisten tutorial atau yang biasa disebut astor. Empat sampai lima jam dalam seharinya saya dan para mahasiswa baru lainya dikumpulkan bersama kelompok kecil yang sudah dibagi itu untuk mengikuti sesi bersama kakak astor kami dikelas-kelas. Dalam sesi itu Petra memberi banyak sekali pengetahuan tentang iman dan kehidupan yang seharusnya menurut Kristen. Dalam sesi ini pun saya dan teman-teman diperlihatkan bahwa kami mengambil keputusan yang tepat ketika memilih Petra.
Selain ada bimbingan dari asisten tutorial, saya juga melihat profesionalisme dari Petra ketika menjalankan tradisi pembinaan mahasiswa baru yaitu dalam hal kesehatan. Mahasiswa-mahasiswa yang mempunyai kesehatan yang kurang baik, mendapatkan dispensasi dengan diberikan ban bergambarkan tanda palang merah (+) dilengan. Jadi, para panitia bisa lebih mudah memantau kondisi mahasiswa baru yang kondisinya kurang sehat.
Saya diajarkan pula untuk bersikap teliti dan displin terutama dalam masalah me-manage waktu lewat setiap peraturan dan hukuman yang ditekankan dalam tradisi pembinaan mahasiswa baru ini. Untuk membentuk sikap dan mental saya menjadi pribadi yang matang dan kuat untuk menghadapi dunia luar yang sebenarnya. Dari setiap hukuman yang saya dan teman-teman mahasiswa baru terima jika melakukan kesalahan, adalah tidak sepenuhnya hukuman. Melainkan itu adalah suatu bentuk pembelajaran, dimana saya diajarkan untuk sadar akan apa kesalahan yang saya lakukan dan akibat dari kesalahan tersebut. Sehingga saya menjadi jera dan berusaha untuk tidak mengulang kesalahan yang sama, juga tidak lagi menganggap remeh peraturan layaknya anak SMA lagi. Karena saya disini dididik untuk menjadi lebih dewasa.
Benar, jika dikatakan bahwa kita tidak akan dapat hidup sendiri tanpa orang lain. Hal itu saya rasakan selama masa pembinaan mahasiswa baru ini, terutama ketika saya dan para mahasiswa baru diberikan permainan-permainan yang mengasah kekompakan dan komunikasi antar anggota kelompok. Juga dilatih dan diajarkan untuk mau berusaha didalam tim, tidak hanya individualist untuk menyelesaikan setiap permainan.
Lepas dari semua rangkaian acara P3KMABA, menyadarkan saya betapa pentingnya tradisi pembinaan mahasiswa baru bagi para mahasiswa baru. Memberi tahu saya, bagaimana situasi dan lingkungan kampus juga system-system, dan fasilitas yang bisa saya manfaatkan. Juga memudahkan saya untuk saling mengenal satu sama lain, paling tidak dalam satu jurusan.
Dari semua yang saya dapatkan ini, membuat saya ingin menjadi salah satu bagian dari panitia P3KMABA yang menyukseskan tradisi pembinaan mahasiswa baru di Universitas Kristen Petra. Sehingga saya mampu merubah image buruk yang telah tercipta sekian lama tentang pembinaan mahasiswa baru didalam benak calon mahasiswa baru dan mereka dapat menjalani masa pembinaan mahasiswa baru lebih santai lagi.

3 Des 2010

mungkin

aku benci terlihat kuat seperti ini
terlihat tetap bersemangat berada disisinya
menyediakan waktu untuk mendengarkannya
bahkan terlihat seolah bahagia mendengar setiap kisahnya
sedangkan hati ini sebenarnya tak mampu menerima semuanya
hati ini menangis, tersakiti untuk kesekian kalinya
ingin sekali aku berteriak
"HENTIKAN SEMUA INI !! SADARLAH AKU MENCINTAIMU !!"

semua ini terjadi karena "mungkin"
satu kata yang engan ku dengar ketika aku mulai merasakan kembali getar-getar cinta
karna lagi-lagi kata itu memberiku harapan kosong
harapan yang tak pernah jelas ujungnya
membuat hati ini bersemangat
tapi pada akhirnya menyakiti begitu dalam

aku benci harus jatuh cinta
aku benci harus mencintai
aku benci dia
aku benci perasaan ini !!



29 november 2010
agnes.angelina

24 Nov 2010

"DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?"


POHON

Orang-orang memanggilku "POHON" karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. Aku selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. Aku telah berpacaran sebanyak 5 kali...

Ada satu wanita yang sangat aku cintai..tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya...
Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang sexy..
Dia sangat peduli dengan orang lain..religius tapi..dia hanya wanita biasa saja. Aku menyukainya..sangat menyukainya.. Gayanya yang innocent dan apa adanya.. kemandiriannya.. kepandaiannya dan kekuatannya...
Alasan aku tidak mengajaknya kencan karena... aku merasa dia sangat biasa dan tidak serasi untukku...aku takut...jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang... aku takut kalau gosip-gosip yang ada akan menyakitinya...

Aku merasa dia adalah "sahabatku"... aku akan memilikinya tiada batasnya... tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia...
Alasan yang terakhir..membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini... Dia tau aku mengejar gadis-gadis lain dan aku telah membuatnya menangis selama 3 tahun...

Ketika aku mencium pacarku yang ke-2 terlihat olehnya...
Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah..."lanjutkan saja" katanya,
setelah itu pergi meninggalkan kami.
Esoknya, matanya bengkak..dan merah...
Aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis...
tapi aku tertawa...bercanda dengannya seharian di ruang itu...
Di sudut ruang itu dia menangis...dia tidak tau bahwa aku kembali
untuk mengambil sesuatu yang tertinggal... Hampir 1 jam kulihat dia menangis disana....

Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya...
Pernah sekali mereka berdua perang dingin, aku tau bukan sifatnya untuk memulai perang dingin... Tapi aku masih tetap bersama pacarku...
Aku berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget...
Aku tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku...
Esoknya ia masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya...
Aku tau dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia...
Aku juga sedih...

Ketika aku putus dengan pacarku yang ke 5, aku mengajaknya pergi...
Setelah kencan satu hari itu, aku mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya... Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ingin mengatakan sesuatu padaku...
Aku cerita tentang putusnya aku dengan pacarku...
Dia berkata bahwa dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang... aku tau pria itu...dia sering mengejarnya selama ini...Pria yang baik, penuh energi dan menarik...

Aku tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku,
Aku hanya tersenyum
dan mengucapkan selamat padanya...
Ketika sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat
dan aku tidak dapat menahannya...
Seperti ada batu yang sangat berat di dadaku...
Aku tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun apa daya...

Air mataku mengalir tak terasa aku menangis karenanya...
Sudah sering aku melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya...
Handphoneku bergetar...
ternyata ada SMS masuk...
SMS itu dikirim 10 hari
yang lalu ketika aku sedih dan menangis...

SMS itu berbunyi,
"DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?"




DAUN

Aku suka mengoleksi daun-daun, kenapa?
Karena aku merasa bahwa DAUN untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali membutuhkan banyak kekuatan.

Selama 3 tahun aku dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi "Sahabat" .
Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya, aku mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya - CEMBURU...
Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon.
Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan... Ketika mereka putus, aku menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya. Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi...

Aku menyukainya
dan aku tau bahwa dia juga menyukaiku,
tapi mengapa dia tidak mau mengatakannya?
Jika dia mencintaiku,
mengapa dia tidak memulainya dahulu untuk melangkah?
Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih...
Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa...

Aku mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan...
Tapi..mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar seorang teman?

Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati...
Aku tahu kesukaannya...kebiasaannya...
Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui...
Kau tidak mengharapkan aku seorang wanita untuk mengatakannya bukan ?

Di luar itu, aku mau tetap disampingnya...
memberinya perhatian... menemani...dan mencintainya...
Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan mencintaiku...
Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap malam...
mengharapkan mengirimku SMS...
Aku tau sesibuk apapun dia, pasti meluangkan waktunya untukku...
Karena itu, aku menunggunya...
3 tahun cukup berat untuk kulalui
dan aku mau menyerah...
Kadang aku berpikir untuk tetap menunggu...
Dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini...

Akhir tahun ke-3,
seorang pria mengejarku...
setiap hari dia mengejarku tanpa lelah...
Segala daya upaya telah dilakukan walau seringkali ada penolakan dariku...
Aku berpikir...apakah aku ingin memberikan ruang kecil di hatiku untuknya ..?!?

Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon...
Akhirnya, aku sadar bahwa aku tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku...

Aku tau Angin akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik...
Akhirnya aku meninggalkan Pohon... tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal...
Aku sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku...

"DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?"



ANGIN

Aku menyukai seorang gadis bernama Daun...
karena dia sangat bergantung pada Pohon..
jadi aku harus menjadi ANGIN yang kuat...

Angin akan meniup Daun terbang jauh...
Pertama kalinya..
Aku melihat seseorang memperhatikan kami...
Ketika itu, dia selalu duduk di sana sendirian
atau dengan teman-temannya memperhatikan Pohon...
Ketika Pohon berbicara dengan gadis-gadis, ada cemburu di matanya...
Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya...
Memperhatikannya menjadi kebiasaanku...
seperti Daun yang suka melihat Pohon.
Satu hari saja tak kulihat dia...
Aku merasa sangat kehilangan...

Di sudut ruang itu,
Kulihat pohon sedang memperhatikan daun...
Air mengalir di mata daun ketika Pohon pergi...
Esoknya...Ku lihat Daun di tempatnya yang biasa, sedang memperhatikan Pohon...
Aku melangkah dan tersenyum padanya...
Kuambil secarik kertas..
kutulis dan kuberikan padanya...
Dia sangat kaget...

Dia melihat ke arahku,
tersenyum dan menerima kertas dariku...
Esoknya... dia datang...
menghampiriku dan memberikan kembali kertas itu...

Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi,
hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon.
Aku melihat kearahnya...
kuhampiri dengan kata-kata itu... Sangat pelan...
dia mulai membuka dirinya dan menerima kehadiranku dan telponku...

Aku tau orang yang dia cintai bukan aku...
tapi aku akan berusaha agar suatu hari dia menyukaiku...
Selama 4 bulan, aku telah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya...
Hampir tiap kali dia mengalihkan pembicaraan...
tapi aku tidak menyerah...
Keputusanku bulat....
Aku ingin memilikinya...
dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku....

Aku bertanya, "apa yang kau lakukan?
Kenapa kau tidak pernah membalas?
Mengapa kau selalu membisu?"
Dia berkata, "Aku menengadahkan kepalaku"...

"Ah?" Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar...
"Aku menengadahkan kepalaku" dia berteriak...

Kuletakkan telepon......
melompat....
berlari seribu langkah ke rumahnya...
Dia membuka pintu bagiku...
Ku peluk erat-erat tubuhnya...

"DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?"

22 Nov 2010

tentang kami

Tahukah kamu wahai para pria,

  • Bila seorang wanita mengatakan dia sedang bersedih, tetapi dia tidak meneteskan air mata, itu berarti dia sedang menangis di dalam hatinya.
  • Bila dia tidak menghiraukan kamu setelah kamu menyakiti hatinya, lebih baik kamu beri dia waktu untuk menenangkan hatinya sebelum kamu menegur dengan ucapan maaf.
  • Wanita sulit untuk mencari sesuatu yang dia benci tentang orang yang paling dia sayang (karena itu banyak wanita yang patah hati bila hubungannya putus di tengah jalan).
  • Jika seorang wanita jatuh cinta dengan seorang lelaki, lelaki itu akan sentiasa ada di pikirannya walaupun ketika dia sedang dengan lelaki lain.
  • Bila lelaki yang dia cintai merenung tajam ke dalam matanya, dia akan cair seperti coklat.
  • Wanita memang menyukai pujian tetapi selalu tidak tahu cara menerima pujian.
  • Jika kamu tidak suka dengan gadis yang menyukai kamu setengah mati, tolak cintanya dengan lembut. Jangan kasar karena ada satu semangat dalam diri wanita yang kamu tak akan tahu. Bila dia telah membuat keputusan, dia akan melakukan apa saja.
  • Jika seorang gadis sedang menjauhkan diri darimu setelah kamu tolak cintanya, biarkan dia untuk seketika. Jika kamu masih ingin menganggap dia seorang kawan, cobalah tegur dia perlahan-lahan.
  • Wanita suka meluapkan apa yang mereka rasa. Musik, puisi, lukisan dan tulisan adalah cara termudah mereka meluapkan isi hati mereka.
  • Jangan sesekali beritahu kepada perempuan tentang apa yang membuat mereka langsung merasa tak berguna.
  • Bersikap terlalu serius bisa mematikan mood wanita.
  • Bila pertama kali lelaki yang dicintainya sedang diam memberikan respon positif, misalnya menghubunginya melalui telepon, si gadis akan bersikap acuh tak acuh seolah-olah tidak berminat, tetapi sebenarnya dia akan berteriak senang dan tak sampai sepuluh menit, semua teman-temannya akan tahu berita tersebut.
  • Sebuah senyuman memberi seribu arti bagi wanita. Jadi, jangan senyum sembarangan kepada wanita.
  • Jika kamu menyukai seorang wanita, mulailah dengan persahabatan. Kemudian biarkan dia mengenalmu lebih dalam.
  • Jika seorang wanita memberi seribu satu alasan setiap kali kamu ajak keluar, tinggalkan dia karena dia memang tak berminat denganmu.
  • Tetapi jika dalam waktu yang sama dia menghubungimu atau menunggu panggilan darimu, teruskan usahamu untuk memikatnya.
  • Jangan sesekali menebak apa yang dirasakannya. Tanyalah dia sendiri.
  • Setelah seorang gadis jatuh cinta, dia akan sering bertanya-tanya mengapa aku tak bertemu lelaki ini lebih awal.
  • Kalau kamu masih mencari-cari cara yang paling romantis untuk memikat hati seorang gadis, bacalah buku-buku cinta.
  • Bila setiap kali melihat foto bersama, yang pertama dicari oleh wanita ialah siapa yang berdiri di sebelah buah hatinya, kemudian barulah dirinya sendiri.
  • Mantan pacarnya akan selalu ada di pikirannya tetapi lelaki yang dicintainya sekarang akan berada di tempat teristimewa di hatinya.
  • Satu ucapan 'Hai' saja sudah cukup menceriakan harinya.
  • Teman baiknya saja yang tahu apa yang sedang dia rasa dan lalui.
  • Wanita paling benci lelaki yang berbaik-baik dengan mereka semata-mata untuk menggaet kawan mereka yang paling cantik.
  • Cinta berarti kesetiaan, kejujuran, dan kebahagiaan tanpa syarat.
  • Semua wanita menginginkan seorang lelaki yang dicintainya dengan sepenuh hati.
  • Senjata wanita adalah air mata.
  • Wanita suka jika sesekali orang yang disayanginya memberi surprise buatnya (hadiah, bunga atau sekadar kata-kata romantis). Mereka akan terharu dan merasa bahwa dirinya dicintai setulus hati. Dengan ini dia tak akan ragu-ragu terhadapmu.
  • Wanita mudah jatuh hati pada lelaki yang perhatian padanya dan baik terhadapnya. So, kalau mau memikat wanita, pandai-pandailah.
  • Sebenarnya mudah mengambil hati wanita karena apa yang dia mau hanyalah perasaan dicintai dan disayangi sepenuh jiwa.

Kisah pohon apel

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senangbermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya,tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangatmencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anakkecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dantidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.

Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. “Ayo ke sinibermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu. “Aku bukan anak kecilyang bermain-main dengan pohon lagi,” jawab anak lelaki itu.”Aku inginsekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.”

Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya uang… tetapi kauboleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uanguntuk membeli mainan kegemaranmu.” Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalumemetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita.Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itukembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnyadatang. “Ayo bermain-main denganku lagi,” kata pohon apel. “Aku tak punyawaktu,” jawab anak lelaki itu. “Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kamimembutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?” Duh, maafaku pun tak memiliki rumah.

Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu,” katapohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohonapel itu dan pergi dengan gembira.Pohon apel itu juga merasa bahagia melihatanak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohonapel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasasangat bersuka cita menyambutnya.”Ayo bermain-main lagi denganku,” katapohon apel.”Aku sedih,” kata anak lelaki itu.”Aku sudah tua dan ingin hiduptenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuahkapal untuk pesiar?”

“Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku danmenggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar danbersenang-senanglah.”

Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapalyang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemuipohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. “Maafanakku,” kata pohon apel itu. “Aku sudah tak memiliki buah apel lagiuntukmu.” “Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buahapelmu,” jawab anak lelaki itu.

“Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat,” kata pohonapel.”Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu,” jawab anak lelaki itu.”Akubenar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yangtersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini,” kata pohonapel itu sambil menitikkan air mata.

“Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang,” kata anak lelaki.“Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelahsekian lama meninggalkanmu.” “Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akarpohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari,marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang.”Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.

Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.

NOTE :Pohon apel itu adalah orang tua kita.Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketikakita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kitamemerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kitaakan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untukmembuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telahbertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kitamemperlakukan orang tua kita.

Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita.Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; danberterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya padakita.