24 Agu 2011
pria, wanita dan anjing laut
Dari kisah anjing laut di atas bisa kita ambil sebuah kesimpulan: sang betina menyukai pejantan yang lebih unggul dari pejantan lain, karena sang betina menginginkan keturunan yang unggul. Selain itu sang pejantan yang memenangkan kompetisi tersebut membuktikan bahwa ia mampu menjaga dan melindungi sang betina dan anak-anaknya kelak.
Coba Anda ingat saat-saat di mana Anda menjalin hubungan yang cukup dekat dengan seorang wanita, mungkin PDKT, TTM atau pacaran. Pasti sering muncul masalah-masalah yang terjadi di antara Anda dan dia, yang kalau dipikir secara logis, sebenarnya masalah-masalah tersebut sangat sepele bahkan tidak penting. Tetapi justru malah menjadi sebuah masalah besar, contohnya: masalah terlambat, sms atau telpon, cemburu-cemburuan, dsb.
Setiap ada masalah, Anda langsung berusaha untuk memberi alasan dan memberi solusi yang masuk akal. Tapi meskipun semua alasan Anda sangat logis, seperti satu tambah satu pastilah dua, wanita sepertinya tidak bisa mengerti. Akibatnya banyak pria yang beranggapan bahwa wanita itu makhluk yang over sensitif, emosional, dan jarang menggunakan logika dengan baik dalam melihat sebuah permasalahan. Tapi itu adalah anggapan yang sebenarnya tidak relevan karena mereka juga diciptakan memiliki volume otak yang sama dengan pria.
Mungkin memang sebenarnya Anda tidak bersalah pada si dia, tetapi sebenarnya Anda sudah melakukan kesalahan terhadap DIRI ANDA SENDIRI. Justru wanita adalah makhluk yang cerdas. Semua masalah dan komplain yang diberikan kepada Anda adalah sebuah cara yang dilakukan wanita, secara sadar maupun tidak sadar, yang saya sebut sebagai 'studi kelayakan berkala'.
Wanita menginginkan dan membutuhkan sosok seorang pria yang unggul yang memiliki kemampuan yang lebih dibanding pria-pria lain di luar sana. Dan salah satu faktor keunggulan yang saya bahas di sini adalah kemampuan pria yang mampu menjaga dirinya, pasangannya dan keluarganya dari berbagai masalah, persoalan dan bahaya. Ini faktor yang sangat penting, karena pria mempunyai peranan sebagai seorang kepala keluarga, seorang decision maker.
Untuk memastikan agar wanita tidak memilih pria yang salah, wanita diciptakan dengan memiliki sebuah mekanisme khusus yang digunakan untuk menguji seberapa layak si pria sehingga si wanita memutuskan untuk menjalin hubungan dengannya.
Masalahnya pengujian si wanita kepada si pria tidak selesai setelah mereka 'jadian' atau menikah, wanita akan terus melakukan studi kelayakan tersebut secara terus menerus, secara berkala, untuk memastikan apakah kemampuan Anda sebagai seorang pria memang masih layak atau tidak.
Banyak pria berpikir, wanita hanya mengikuti emosinya saja dalam bertindak, tetapi kenyataannya apabila ada sahabat dekat yang curhat, mereka mengerti dan mampu memberikan nasihat yang logis kepada sahabatnya itu. Mereka juga sering memberikan saran yang positif dan masuk akal. “Sudah jangan dipikirin dulu, tunggu emosi kamu reda dulu. Baru nanti pelan-pelan diomongin baik-baik..”
Hal tersebut membuktikan wanita juga sebenarnya tahu caranya menggunakan logika mereka, akan tetapi dalam kondisi tertentu, mereka memang sengaja me-non-aktifkan logika dan mengaktifkan mekanisme tersebut untuk menguji Anda. Karena insting ini sudah ada selama ribuan bahkan jutaan tahun, insting yang diwariskan oleh nenek moyang kita (mereka) sebagai salah satu cara self defense dan survival.
Mekanisme ini akan menjadi malapetaka bagi pria, apabila kita tidak mengerti dan tidak menyadari fungsi tersebut. Dari persoalan-persoalan kecil yang tidak penting inilah mekanisme tersebut secara otomatis diaktifkan, yang memicu si wanita untuk melakukan sebuah "studi kelayakan" secara berkala kepada Anda, yang muncul dalam bentuk keributan dan masalah-masalah yang diberikan si wanita kepada si pria.
Dengan memberikan banyak masalah dan komplain yang membuat sakit kepala Anda, si wanita mencoba menguji dan menilai kelayakan Anda sebagai seorang pria yang unggul. Apabila masalah sepele yang diberikan oleh si wanita saja tidak mampu Anda tangani, maka dia pun akan menganggap Anda tidak akan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang lebih besar, persoalan dalam hal-hal lainnya yang mungkin akan dihadapi di masa depan.
Mungkin ini adalah sebuah cara yang tidak cerdas dan mengada-ngada menurut pandangan Anda sebagai seorang pria, tetapi menurut wanita ini adalah cara yang cerdas untuk menjamin kelangsungan hidup si wanita, keluarganya, dan keturunannya. Karena itu wanita HARUS terus memberi masalah demi masalah kepada Anda. They can't help it! Ini adalah kenyataannya.
Apabila kemudian si wanita sudah menganggap Anda tidak mampu dan gagal membuktikan kompetensi Anda sebagai seorang pria yang mampu mengatasi "studi kelayakan" yang diberikannya, maka si wanita secara sadar atau tidak sadar, akan berusaha dan mencoba untuk mengambil alih fungsi dan peranan Anda sebagai seorang pria.
Anda bisa lihat hal ini terjadi disekitar Anda. Hubungan-hubungan di mana pihak wanita menjadi pihak yang dominan, yang menentukan segala sesuatu dan memegang tali di leher si pria. Sebuah hubungan yang mirip seperti Paris Hilton dengan Tinkerbell, anjing chihuahua kesayangannya. Karena telah banyak berinvestasi energi dan emosi serta menghabiskan waktu bersama-sama, si wanita memang menyayangi si pria. Tapi itu adalah rasa sayang yang sama yang Anda rasakan terhadap anjing atau kucing tercinta Anda, atau seperti rasa sayang seorang majikan terhadap anak buahnya yang telah lama bekerja keras untukknya dengan setia. Itu BUKAN rasa sayang dan kagum seperti seorang ratu memandang rajanya.
Karena Anda dianggap tidak layak, kemungkinan yang paling bagus adalah dia akan meninggalkan Anda dan mencari pria lain yang lebih kompeten. Dan Anda akan terbebas sementara sampai akhirnya Anda menemukan 'majikan' baru. Sedangkan kemungkinan yang terburuknya adalah, Anda akan selalu berada dibawah kendali si wanita hingga tahun 2012 nanti (yang gosipnya adalah waktu kiamat).
Yang manapun yang terjadi, akhirnya Anda hanya bisa meratapi nasib Anda sendiri di ujung kamar Anda yang gelap, suram dan kelam, sambil menyalahkan si wanita. Padahal Anda sudah mengorbankan banyak hal demi si wanita. Anda sudah membuktikan ketulusan cinta, dan membuang segala harga diri Anda demi dia. Tapi semua kebaikan Anda itu tidak ada artinya lagi, apabila Anda sudah di pandang sebelah mata oleh si wanita, karena dianggap tidak layak dalam menjalankan peranan sebagai seorang pria.
Anda punya tiga pilihan yang bisa Anda lakukan untuk merespon studi kelayakan yang dilakukan wanita kepada Anda.
Pilihan pertama, Anda memikirkan dan menanggapi maksud si wanita dengan serius, dan melakukan counter attack dengan cara yang frontal dan memberikan argumen-argumen yang logis dan masuk akal, sehingga akhirnya memicu keributan dan permasalahan yang makin besar.
Pilihan kedua, Anda mendengar dengan seksama kemudian mengalah dan meminta maaf walaupun Anda tidak salah.
Pilihan ketiga, Anda menyadari apa yang sedang terjadi dan Anda tahu bagaimana cara untuk menonaktifkan alarm tersebut dengan cara yang cerdas, tepat dan lebih dewasa sehingga sang wanita melihat Anda lulus dan terbukti menjadi pasangan terbaiknya.
Apabila Anda memilih pilihan ketiga, maka Anda berada di jalur yang tepat menuju jawaban yang sebenarnya.
www.hitmansystem.com
membedah rasa sakit seorang jomblo (part.2)
Patah hati, sakit hati, pilu, pedih, perih, sedih, miris, kesepian, merasa tidak diinginkan, merasa menjadi korban kejamnya dunia dan semua emosi negatif lainnya menjadi bagian dari realita Anda. Ditambah dengan penyakit ngarep, romantic junkie, approval junkie dan penyakit-penyakit romansa kronis lainnya, Anda menjadi sosok yang sangat melankolis dan penuh kepahitan.
Anda tenggelam dalam lagu-lagu cengeng dan mellow, film-film lokal dan Asia yang penuh dengan air mata dan momen-momen nan ngarep menjadi konsumsi sehari-hari Anda. Semuanya itu seolah-oleh semakin mengkonfirmasi apa yang Anda rasakan selama ini, “Tuh kan bener, dunia ini gak adil.”
Dan Anda menarik diri dari lingkungan sosial Anda. Dari keluarga, kuliah, atau kantor. Anda menjadi seorang penyendiri, dan Anda memberikan alasan yang kuat pada diri Anda sendiri untuk menjadi seperti itu, “This is what I am! I'm a loner. No body understands what I feel.”
Atau apabila Anda memiliki banyak teman yang senasib sepenanggungan, yang Anda lakukan adalah menghabiskan waktu untuk mengeluh, meraung dan meratapi nasib romansa Anda yang rasanya makin lama makin kelam. Anda membiarkan diri Anda tenggelam dalam lautan emosi yang begitu kelam dan menyedihkan.
Tidak ada yang menyalahkan Anda kalau Anda sedih dan sakit hati. Anda berhak untuk merasakan semua hal itu. Apabila sesuatu yang menyakitkan terjadi pada diri seseorang, tentu respon yang normal adalah merasakan rasa sakit.
Tapi masalahnya, apabila Anda terus larut dan terpuruk dalam keadaan itu, dan membiarkan diri Anda terus merasakan emosi-emosi tersebut, tanpa Anda sadari Anda membuat diri Anda kecanduan. Kecanduan rasa sakit.
Rasa sakit, pedih, sedih, miris, pilu, senang, bahagia, berbunga-bunga, marah, kesal, jatuh cinta dan sebagainya yang Anda rasakan, itu semuanya adalah emosi. Emosi adalah proses fisiologi yang terjadi di dalam tubuh yang timbul ketika Anda mendapat stimulasi-stimulasi tertentu. Dan emosi memiliki pengaruh yang sangat kuat pada tubuh dan otak Anda. Begitu kuat sehingga apabila Anda membiarkan diri Anda larut dalam emosi, Anda akan kehilangan akal sehat Anda.
Semakin sering Anda merasakan gejolak emosi yang sama, maka makin mudah bagi Anda untuk memicu emosi tersebut. Semakin sering Anda mengakses emosi yang sama terus menerus, maka itu akan menjadi sebuah kebiasaan. Dan tanpa Anda sadari Anda sudah kecanduan.
Ketika Anda merasakan rasa sakit hati, sedih, dan pilu terus menerus, maka Anda telah membiasakan diri Anda untuk merasakan hal-hal tersebut. Semakin sering Anda merasakan pedih, miris dan kesepian, maka akan semakin mudah bagi Anda untuk memicu emosi tersebut. Tidak perlu seorang pasangan datang dan menolak Anda, Anda cukup melihat sesosok orang yang mirip dengan si dia saja dan Anda akan langsung merasakan semua rasa sakit hati Anda. Lagi dan lagi.
Logika Anda memang berpikir bahwa anda tidak kecanduan rasa sakit, karena akal sehat Anda tahu bahwa rasa sakit hati itu adalah sesuatu yang negatif dan merusak. Namun apa yang Anda pikirkan dan apa yang Anda rasakan tidak selalu sejalan.
Anda pasti mengenal seseorang yang terkenal sebagai seorang pemarah berat. Sebenarnya pemarah bukanlah sifat ataupun karakter bawaan, tapi hanyalah sebuah kebiasaan. Dengan kata lain, si pemarah kecanduan rasa marahnya sendiri. Dia mungkin menyadari kalau kebiasaannya marah-marah itu adalah sebuah kebiasaan buruk. Tapi, baik disadari maupun tidak, seorang pemarah merasakan suatu kenikmatan tersendiri setiap kali dia mengerahkan amarahnya secara lepas.
Hal yang sama dapat terjadi pada semua orang dengan jenis kasus yang berbeda. Ganti saja kata 'amarah' dengan kata lainnya. Seorang yang kecanduan 'cinta', misalnya, sangat menikmati perasaan 'sedang jatuh cinta'. Rasa berbunga-bunga dan getar-getar yang dia rasakan ketika bertemu dengan lawan jenis baru yang menarik hatinya, sehingga membuat dia sering bergonta-ganti pasangan. Dia jatuh cinta pada perasaan jatuh cinta itu sendiri. Kecanduan.
Kalau Anda tidak kecanduan rasa sakit, lalu mengapa Anda sangat menikmati rasa pilu yang meresap ketika Anda mendengarkan lagu D'Masiv, Cinta Ini Membunuhku, berulang-ulang kali? Kalau Anda tidak kecanduan rasa sakit, lalu mengapa Anda sangat menikmati rasa miris yang menyayat hati ketika Anda menonton drama percintaan, di mana sang pria menunggu semalaman dibawah hujan deras dan membawa kue kesukaan sang wanita hanya untuk melihat sang wanita berpelukan mesra dengan pria lain? Kalau Anda tidak kecanduan rasa sakit, lalu mengapa Anda sangat menikmati rasa kesepian yang melanda setiap malam, ketika Anda mengingat-ingat semua detil kejadian yang menyakitkan saat si dia sepertinya memberi harapan lalu akhirnya menolak dan menjauhi Anda?
Anda sudah kecanduan. Tapi Anda tidak menyadarinya, dan ini yang membuat keadaan Anda semakin parah..
Bagi Anda yang baru mendengar tentang semua ini sekarang, mungkin hal ini kedengarannya absurd. tapi kecanduan emosi tertentu adalah realita yang terjadi pada setiap orang. Setiap orang memiliki kecanduannya sendiri.
Semakin cepat Anda menerima dan mengakui keadaan Anda, semakin cepat Anda dapat mengambil tindakan untuk memperbaikinya. Karena hal ini akan sangat merusak hidup Anda apabila Anda tidak menyadarinya dan melakukan sesuatu. Rasa kecanduan itu akan mensabotase setiap hubungan Anda dengan orang lain, apalagi dengan wanita dalam dunia romansa. Karena apapun respon si wanita terhadap Anda, Anda akan selalu mencari rasa sakit tersebut.
Apabila pasangan memberi respon positif dan semuanya tampak berjalan lancar, Anda akan bertanya-tanya dalam hati Anda, “Kok bisa selancar ini? This is too good to be true. Gak mungkin dia suka sama gue semudah ini.” Anda merasa diri Anda tidak layak untuk mendapatkan hubungan yang lancar dan indah dengan pasangan. Dan Anda mulai mencari bukti-buktinya.
Ketika si dia tidak membalas sms Anda, atau menolak ajakan Anda, pergi hang out dengan orang lain, dan segala macam tindakan kecil lainnya, Anda akan menganggap ini sebagai konfirmasi dari perasaan negatif Anda. “Tuh kan, memang dia gak suka sama gue. Ah gue emang loser. Gak mungkin lah dia suka sama gue. Kenapa gue selalu mengalami hal seperti ini sih?”
Anda terjebak dalam rasa ngarep dan self-pity. Kalau sudah begini, hasilnya akan sesuai dengan prediksi Anda. Si dia menolak dan menjauhi Anda. Jelas saja, siapa sih yang ingin bersama dengan orang yang selalu mengasihani diri sendiri dan menyedihkan seperti itu?
Saya tahu penyakit ini tidak mudah untuk diatasi. Sama seperti orang yang kecanduan rokok, alkohol atau obat-obatan, sangat susah untuk menghentikan kebiasaan yang Anda nikmati. Tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan.
Pertama, Anda harus mengambil keputusan untuk mengatasi kecanduan Anda. Berjanjilah pada diri Anda sendiri.
Kedua, Anda harus menghindar jauh-jauh dari semua sumber kecanduan Anda. Lagu-lagu cengeng, film-film percintaan, dan pikiran-pikiran negatif yang kerap kali menganggu Anda.
Ketiga, Anda harus merubah kebiasaan Anda yang selalu mellow itu. Pergilah bersenang-senang dengan teman-teman Anda, dan lupakan semua memori buruk yang pernah Anda alami. Jangan pernah Anda ingat-ingat lagi.
Perlahan namun pasti, apabila Anda terus melakukan ketiga hal itu, saya jamin Anda pasti akan merasakan perubahan yang signifikan. Hidup Anda akan terasa lebih cerah dan berhubungan dengan pasangan tidak lagi menjadi sebuah hal yang menimbulkan rasa sakit dan pilu.
Hentikan kecanduan Anda sekarang juga!
www.hitmansystem.com
membedah rasa sakit seorang jomblo
Kamu mau tahu apa?
Jika saya memberitahu, berjanjilah kamu tidak akan menggeleng-gelengkan kepala sebelum kamu membaca artikel ini hingga habis.
Jawabannya adalah karena semakin lama kamu menjalani kejombloan, semakin kamu kehilangan kepercayaan pada diri sendiri bahwa kamu seorang yang normal, yang mampu memiliki hubungan romance sebagaimana seharusnya. Dan semakin kamu kehilangan kepercayaan tersebut, semakin kamu kehilangan harga diri juga.
Jika ditolak oleh orang lain sudah cukup sakit, jauh lebih sakit lagi rasanya bila kamu ditolak oleh dirimu sendiri. Itu sebabnya kamu mengernyit kesakitan dan tergeletak payah setiap kali memikirkan mengapa kamu tidak punya seseorang yang bisa menganggapmu lebih spesial dari sekedar teman biasa.
Kamu harus mengerti bahwa rasa sakit yang kamu rasakan tidak akan terobati bila kamu mendapat cewek. Jangankan terobati, sedikit mengering saja tidak. Malah akan semakin tersobek menganga lebar. Mengapa?
Karena seseorang bisa saja berpacaran, menjalani hubungan romance yang intim dan dicemburui oleh teman-temanmu, tapi tetap terjangkit penyakit jomblo tanpa ada yang pernah mengetahuinya kecuali sang pasangan. Kamu kehilangan dirimu sendiri. Kamu kehilangan kepercayaan untuk bisa meraih berbagai mimpi yang pernah kamu harapkan. Itulah rasa sakit yang kamu rasakan.
Menemukan seorang pacar atau pasangan apapun tidak akan membuatmu menemukan kepuasan dan kenyamanan identitas yang kamu inginkan. Malah berpacaran sewaktu keadaan seperti itu akan membuat hubunganmu membusuk setelah sekian waktu lamanya dan pasanganmu menyerah karena lelah harus meladeni obsesi dan tuntutan kepribadianmu yang begitu mengekang.
Hal tersebut hanya hanya bisa diobati dengan cara mengembalikan dirimu pada tempatnya. Beri waktu pada dirimu untuk menemukan kembali hal-hal indah dan berharga yang sudah dicuri, direnggut darimu setiap kali kamu mengalami kegagalan. Ijinkan dirimu untuk mempercayai kembali hal-hal tersebut, sekalipun rasanya terlalu ajaib untuk dipercayai.
Waktu kecil dulu, kamu bisa bebas melakukan kesalahan tanpa perlu merasa kehilangan semangat belajar, kepercayaan dan harga pada dirimu sendiri. Orangtuamu mungkin akan kesal atau marah melihat kamu mencoret-coret dinding, baju, seprei dan semua benda lain yang berwarna putih, tapi umumnya mereka akan menyampaikan dengan cara yang lembut.
Tidak peduli seberapa luas dan besar kesalahanmu, mereka hanya akan berkata, “Oke sayang, papa mama sedikit kecewa dengan kesalahan kecil ini, tapi gapapa, lain kali gambarnya di sini aja ya sayang…”
Namun segala sesuatu berubah ketika kamu mulai beranjak usia yang lebih dewasa. Kesalahan sekecil apapun menjadi besar, “Katanya udah gede, tapi diminta tolong sekali aja jemput adikmu pulang sekolah aja kok bisa sampe lupa.” Kesalahan besar, menjadi jauh lebih besar lagi, “Lihat aja nanti, gara-gara kamu berantem ada kemungkinan beasiswa kamu ditarik lagi. Kamu bisa skolah bayar sendiri?”
Dan kesalahan yang sudah lebih besar disambung dengan berbagai kesalahan-kesalahan yang lebih besar lainnya, “Otak kamu kemana sih? Bulan kemarin tagihan telpon udah membludak sampe 2 juta, terus minggu lalu mobil dipake seenaknya padahal kami perlu anter Oma yang lagi sakit, trus skarang lagi bertingkah mabuk-mabukan. Kami kurang mendidik apa sih? Mau bikin kami stress dan cepet mati ya?!”
Seiring semua pengalaman-pengalaman seperti di atas, kamu belajar untuk tidak lagi mempercayai dirimu sendiri. Kamu belajar untuk menganggap dirimu bodoh, pikun, jelek, aneh, lambat, teledor, kurang ajar, lemah, atau apapun yang dilabelkan oleh orangtuamu, generasi senior, dan masyarakat di sekitarmu. Kamu belajar untuk menganggap segala sesuatu dengan personal dan terlalu serius karena semua orang berkata, “Wei, loe tuh dah gede, tau? Ngga jamannya lagi deh bertingkah dan main kayak anak-anak.”
Kamu belajar untuk selalu bekerja dan berprestasi demi mendapatkan pengakuan orang lain, lalu setelah kepuasan dari pengakuan itu habis, terus bekerja keras lagi demi memenuhi kebutuhan tersebut. Itulah sakit yang kamu rasakan meradang, bergelung-gelung di dalam dadamu. Sama sekali bukan soal kamu jomblo dan kesepian.
Jomblo itu hanya momen dan katalisator yang membuatmu sensitif terhadap rasa sakit yang sudah ada. Kenyataan bahwa kamu belum atau tidak pernah berada dalam hubungan seperti yang kamu impikan hanya membuatmu lebih diyakinkan lagi bahwa kamu memang seorang loser yang tidak layak menikmati dunia.
Mulai sembuhkan dirimu sendiri dengan mengijinkan dirimu untuk merasa tenang dan percaya akan kemampuan yang kamu miliki sebagai manusia. Ijinkan dirimu untuk mencoba meraih kembali kepolosan, semangat belajar, impian dan potensi berharga yang pernah ditolak mentah-mentah, mungkin oleh orang lain atau oleh dirimu sendiri hanya karena kamu pernah gagal dahulu.
Jadi jika kamu saat ini jomblo, jangan langsung terjun mencari pacar cakep di luar sana. Kita tidak pernah tertarik dengan orang yang penyakitan. Kalaupun kita mau berdekatan dengan mereka, itu pasti hanya berupa perasaan simpati atau empati. Kalau kamu dalam keadaan yang terluka seperti ini berusaha mendekati seseorang dan mereka tidak melarikan diri, itu sudah pasti mereka tergerak oleh rasa sosial dan belas kasihan. Jangan harap bisa menembus Hanya Teman Baik Saja.
Kembalikan dirimu pada kondisi prima seperti sewaktu kamu masih kecil dahulu. Sang Bocah yang tidak mengenal takut atau ragu, selalu dipenuhi dengan keingintahuan, tidak dibayang-bayangi oleh rasa menyerah, tenggelam dalam dunianya sendiri yang penuh keajaiban dan selalu bersemangat mengajak orang lain ikut masuk ke dalamnya.
Coba baca dan renungkan pertanyaan ini: “Apakah kamu percaya bahwa kamu bisa menjadi siapa saja dan meraih apa saja yang kamu inginkan dalam hidup ini bila kamu menginvestasikan cukup waktu dan tenaga ke dalamnya?”
Jika jawaban “Ya” tidak langsung muncul dalam pikiranmu. Jika kamu memerlukan waktu, bahkan satu detik saja, untuk mendapatkan reaksi apapun dalam pikiranmu. Jika pikiranmu melayang membayangkan kejadian-kejadian acak di masa lalu, tidak peduli apapun itu.
Kamu tidak memerlukan tehnik apapun untuk mengatasi kejombloan. Bahkan kamu tidak perlu memikirkan soal pasangan dulu. Format ulang dirimu hingga kamu bisa mencapai sebagian besar dari paradigma penjuru berikut ini:
- Kamu bisa merasa dirimu sebagai pribadi spesial yang layak mendapat apapun yang kamu inginkan dalam hidup ini, sama seperti layaknya mereka yang umumnya disebut sebagai orang-orang beruntung,
- Kamu bisa menerima pengakuan atau pujian orang lain tanpa menjadikannya kebutuhan atau kecanduan yang membuatmu harus mencarinya lebih banyak lagi agar merasa dirimu spesial,
- Kamu bisa mengembalikan kepercayaanmu pada diri sendiri, bahkan menyebarkan semangat tersebut kepada orang lain kapan saja kamu inginkan.
- Kamu bisa melihat pendapat orang lain sebagai sekedar pendapat yang dapat dinilai sesuai konteks, bukannya pernyataan untuk menyerang pribadimu sehingga tidak mengijinkan mereka mengambil kenikmatan, kepuasan, atau kebebasan yang kamu miliki dalam hidupmu, dan menyadari bahwa dirimu tetap berharga sekalipun semua orang di sekeliling berkata sebaliknya,
- Kamu bisa mengakui orangtuamu cukup bersalah dalam menciptakanmu menjadi pribadi dewasa sekarang ini, namun juga mengakui bahwa itu adalah kesalahan yang mulia karena mereka hanya berusaha sekeras mungkin memberikan apa yang saat itu mereka anggap hal terbaik yang mampu diberikan kepadamu,
- Oleh karena itu, kamu bisa menyadari bahwa kesalahan, kegagalan atau penolakan tidak selalu berisi pesan yang negatif, dan kamu tidak bisa dibatasi hanya karena kamu pernah mengalami sebuah kesalahan dan kegagalan di tempat yang sama sebelumnya.
- Kamu bisa menemukan bahwa kepuasan terbesar dalam hidupmu adalah ketika kamu bisa mempelajari hal-hal unik yang memperkaya pengalaman jiwamu dan memakainya untuk memperkaya orang lain juga.
- Kamu bisa mengapresiasi keindahan dari setiap kesalahan atau kegagalan yang kamu alami karena selalu tersedia cukup second-chance dibaliknya yang sudah pasti berarti kamu akan melihat hasil maksimal di kali berikutnya.
Jika kamu bisa memperbaiki dan menyembuhkan pola pikirmu pada poin-poin di atas, kamu tidak akan lagi merasakan sakit dan perih yang dialami oleh kebanyakan jomblo di luar sana. Dan jika kamu sudah tidak penyakitan lagi, saya MENJAMIN kamu akan lebih mudah untuk melihat hasil yang memuaskan ketika nge-hit cewek-cewek yang kamu inginkan.
Saya memang tidak memungkiri hal-hal di atas terlihat begitu sepele, mengawang-awang, bahkan jika kamu berteriak, “Bosen ah, ngga ada tehnik, ngga praktis!” saya akan melompat dan berseru setuju denganmu. Kamu mungkin tipe yang sudah cukup capek sendirian dan ingin mengumpulkan begitu banyak tehnik untuk memanipulasi pasangan untuk memuaskan dirimu.
www.hitmansystem.com
22 Agu 2011
when you look me in the eyes
Can you ever find a home?
I've been looking for that someone,
I'll never make it on my own
Dreams can't take the place of loving you,
There's gotta be a million reasons why it's true.
When you look me in the eyes,
And tell me that you love me.
Everything's alright,
When you're right here by my side.
When you look me in the eyes,
I catch a glimpse of heaven.
I find my paradise,
When you look me in the eyes.
How long will I be waiting
To be with you again?
Gonna tell you that I love you,
In the best way that I can.
I can't take a day without you here,
You're the light that makes my darkness disappear.
When you look me in the eyes,
And tell me that you love me.
Everything's alright,
When you're right here by my side.
When you look me in the eyes,
I catch a glimpse of heaven.
I find my paradise,
When you look me in the eyes.
More and more I start to realize,
I can reach my tomorrow,
I can hold my head up high,
And it's all because you're by my side.
When you look me in the eyes,
And tell me that you love me.
Everything's alright,
When you're right here by my side.
When I hold you in my arms,
I know that it's forever.
I just gotta let you know,
I never wanna let you go.
When you look me in the eyes.
And tell me that you love me.
Everything's alright,
When you're right here by my side.
When you look me in the eyes,
I catch a glimpse of heaven.
I find my paradise,
When you look me in the eyes.
thank you
Can't get You off my mind so I came to say
Thank You Lord, just for loving me, alright
Many times I do forget
Every need that You have met
Oh thank You Lord, I know You're showing me
You are there when I am down and out
You're holding me, Your love is so amazing
Oh it changed me
Here I am with all I have
Raise my hands to worship You
I wanna say thank you, oh thank you
For everything, for who You are
You cover me, You touch my heart
I wanna say thank you
I could have died in my sin but You saved me
Didn't have any hope at all
You gave me peace divine, strength to carry on
I should have been the one to pay
But instead You took my place
Amazing grace, it's more than just a song
Even though I don't deserve Your love for me
You look beyond my fault and You showed me mercy
I wanna say thank you for the sun
Lord we thank you for the rain
Thank you for the love You gave
21 Agu 2011
just my feeling
sometimes I still miss you,
miss the moment when we spend together
sometimes I still like something missing
but I know if I can pass it
and I believe that
something that was missing would return,
if it really belongs to us :)
what a great sunday !
1.
something happen in this Sunday morning !
I started with a different prefix
I don't know why in every single time when we have a chat
he always can make me smile
like today
2.
when I took my time to praise the Lord
I saw an amazing mans in the stage
their vocal, guitar and piano so damn amazing
3.
a little money that I have lost
come back to me unexpectedly
"something that was missing would return, if it really belongs to us"
just accept that !!!
4.
I think my mom accept my request about change my smartphone!
my gift for my birthday :D
like a little girl isn't is?
but I loved !!!!
now, just pray for my birthday :)